RMco.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah sangat serius mengembangkan Kalimantan Tengah (Kalteng) jadi food estate atau lumbung pangan. Untuk tahun ini ada 30 ribu hektare yang akan digarap menjadi food estate.

Hal tersebut dikatakan Presiden Jokowi  saat meninjau food estate di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Kamis (8/10). Pada kunjungan ini, eks Wali Kota Solo ini didampingi Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, dan pejabat terkait lainnya.

Berita Terkait : Jokowi Divaksin Corona, Rupiah Melesat

Selaim meninjau lumbung pangan, Jokowi juga melihat penanaman padi, keramba ikan, serta peternakan bebek, yang terletak di Kecamatan Pandih Batu. 

Jokowi menjelaskan, 30 ribu ha lahan tersebut 10 ribu ha di Kabupaten Pulang Pisau dan 20 ribu ha di Kabupaten Kapuas.

Berita Terkait : Siaran Langsung, Ini Link YouTube Jokowi Disuntik Vaksin Covid

Menurut Jokowi, food estate tidak hanya akan ditanami padi saja. Di pinggirnya ditanam jeruk, ada lagi di pinggir di sisi ini ada bawang merah dan kelapa. 

“Karena airnya melimpah tersedia di kabupaten Pulang Pisau, maka juga akan dimulai budi daya ikan di keramba,” ujarnya.

Berita Terkait : Jokowi Siapkan Opsi Terapkan Lockdown

Jokowi juga menekankan, dibutuhkan mekanisasi alat-alat modern untuk dapat mencapai kecepatan yang diinginkan. "Seperti yang kita lihat di sini tadi misalnya untuk pemupukan kita pakai drone, membajak sawah kita memakai traktor apung, ini traktor khusus. Saya tanya tadi 1 hari bisa berapa hektare? operator traktor menjawab 2 hektare,” ujarnya. [SAR]