RMco.id  Rakyat Merdeka - Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) telah melakukan swab test terhadap 56 orang di lingkungannya pada Selasa (6/10). Hasilnya, 51 dinyatakan negatif. Sementara lima orang positif. 

"Dua orang ASN dan tiga orang terdiri dari security, OB dan cleaning services," ujar Humas PN Jakpus Bambang Nurcahyono lewat pesan singkat, Kamis (8/10). 

Berita Terkait : PN Jakpus Lockdown 3 Hari, Sidang Eksepsi Pinangki Ditunda

Lima orang itu kini melakukan isolasi mandiri.  Hasil itu telah dilaporkan Ketua PN Jakpus Muhammad Damus kepada Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Made Rawa Aryawan melalui Surat No.W10-UI/1129/KP.01/X/2020 tanggal 8 Oktober 2020. 

Dengan hasil swab test itu, masa penutupan atau lockdown PN Jakpus juga dipersingkat. Dari semula mulai Rabu (7/10) hingga Jumat (16/10) pekan depan, dimajukan pada menjadi hari Rabu (14/10). 

Berita Terkait : Camat Cilandak: 200 Mahasiswa PTIQ Cilandak Positif Covid-19

"Pelayanan publik, kantor PN Jakarta Pusat kembali beraktifitas secara normal  terhitung, mulai hari Kamis, tanggal 15 Oktober 2020," bebernya. 

Sementara putusan kasus korupsi Jiwasraya akan tetap digelar pada Senin (12/10) mendatang. [OKT]