RMco.id  Rakyat Merdeka - Ribuan hoaks alias berita bohong terkait Virus Corona telah menyebar di media sosial (medsos). Masyarakat diminta selektif menerima informasi.

“Hoaks memang banyak terkait dengan pandemi Covid-19. Ada 2.000 lebih sebaran yang ada di platform digital baik Facebook, Youtube, twitter, instagram maupun tiktok,” kata Menteri Komunikasi dan informatika (Menkominfo) Johnny G Plate di Yogyakarta, kemarin.

Berita Terkait : Mau Merah, Oranye, Kuning Hijau, Please Jangan Lengah

Dia mengungkapkan, sesuai dengan amanat Undang-Undang, Kementerian Komunikasi dan informatika (Kemenkominfo) telah melakukan sejumlah langkah penanganan untuk menjaga ruang digital bersih di Indonesia. Di antaranya dengan melakukan cek dan ricek hingga rekonfirmasi terhadap informasi yang berkembang. “Labeling akan ada beberapa atau bagian dari informasi yang berkembang sebagai hoaks atau disinformasi,” ungkapnya.

Johnny mengaku pihaknya menjalin koordinasi dengan platform digital yang representatifnya tak hanya di Indonesia, tetapi juga yang berkantor pusat di Amerika Serikat untuk mentake down konten-konten hoaks yang beredar.

Berita Terkait : Satgas Covid-19 Minta Pendemo Terapkan Protokol Kesehatan

Sejauh ini, sudah ada 1.800 konten hoaks terkait pandemi Virus Corona yang di-take down. “Bulan yang lalu saya berkomunikasi dengan ibu Susan Wojcicki, CeO Youtube. Setelah itu, platform digital ini mengambil langkah cepat pembersihan di ruang digital,” ungkap Johnny.
 Selanjutnya