RMco.id  Rakyat Merdeka - Satgas Penanganan Covid-19 mengingatkan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) yang berstatus zona merah alias berisiko tinggi penularan Virus Corona segera memperbaiki penanganan dan pelayanan kesehatan.

Jika tidak, Satgas mengancam memberlakukan jam malam.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid¬19, Wiku Adisasmito mengatakan, jumlah kabupaten/kota dalam zona merah ada 28 daerah.

Berita Terkait : Dinas Kesehatan DKI Rekrut 1.147 Relawan

Dari jumlah tersebut, lima kabupaten/kota yang tersebar di tiga provinsi berada dalam zona merah selama tiga minggu berturut turut, yakni Pemalang dan Pati (Jawa Tengah), Kutai Timur dan Kutai Kartanegara (Kalimantan Timur) serta Bandar Lampung (Lampung).

“Pati berada di zona merah selama 11 minggu berturut¬turut. Mohon bantuan gubernur dan wali kota atau bupati betul¬betul memperhatikan kondisi ini,” kata Wiku saat memberikan ke terangan pers di Kantor Presiden, kemarin.

Menurut dia, kondisi itu tidak boleh dibiarkan berlangsung lama. Jika sebuah wilayah berada di zona merah selama berminggu minggu, ini berarti pemerintah dan masyarakatnya sudah lengah.

Berita Terkait : Netizen Apresiasi Satgas Covid Yang Bertindak Cepat Dan Tepat

Menurut Wiku, protokol kesehatan (prokes) merupakan upaya efektif menekan angka aktif dan kematian akibat Covid¬19.

Untuk itu, masyarakat wajib mengubah perilaku dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Jangan biarkan daerah anda menjadi sumber utama penularan,” tegas Wiku.

Berita Terkait : Bikin Covid Sulit Diatasi, Teori Konspirasi Dan Hoaks Harus Distop

Di samping itu, dari daerah yang berada dalam zona merah, saat ini ada 10 kabupaten/kota dengan skor yang hampir mendekati zona oranye.

Secara skor, zona merah adalah daerah dengan skor kurang dari 1,8. Zona oranye 1,81 sampai 2,4.

Zona kuning 2,41 sampai 3 dan zona hijau skornya lebih dari 3.adapun untuk 10 kabupaten/kota yang mendekati zona oranye dan memiliki skor antara 1,8 hingga 1,74, yakni Kota gunung Sitoli, Kota Payakumbuh, Kota Tanjungpinang, Pasawaran, Kota Cilegon, Karawang, Sragen, Lumajang, Kota Kupang dan Kutai Timur. [ QAR]