Bicara Di Lampung Tengah

Jokowi Berharap Tidak Ada Lagi Sengketa Tanah Rakyat

Presiden RI, Joko Widodo (Foto: IG @jokowi)
Klik untuk perbesar
Presiden RI, Joko Widodo (Foto: IG @jokowi)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kementerian ATR/BPN menggenjot penerbitan sertifikat lahan rakyat. Hal itu dilakukan untuk menekan jumlah sengketa lahan yang terjadi dengan masyarakat dana perusahaan. Dari target 7 juta sertipikat tanah, baru 3,96 juta sertipikat yang dibagikan ke masyarakat tahun ini.

Kemarin, Jokowi kembali membagikan 1.300 sertifikat tanah untuk warga di Lampung Tengah (Lamteng). Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana tiba di lokasi Lapangan Tenis Indoor Gunung Sugih, pukul 10.49 WIB. Jokowi dan Iriana mengenakan pakaian adat lampung lengkap dengan kain tapis.

Baca Juga : Persebaya Keberatan Soal Rencana PSSI Gelar TC Timnas Pada Maret 2020

Dalam sambutan, Jokowi mengatakan, 30.000 sertifikat tanah akan dibagikan untuk warga Lampung sepanjang 2018. Khusus untuk hari ini, ada 1.300 sertifikat tanah dibagikan.

“Di Lampung ada 30.000 ribu yang akan diberikan. Sebagian sudah, sebagian di bulan November dan Desember 2018,” kata Jokowi.

Baca Juga : Menlu RI Hadiri Penandatanganan Kesepakatan Damai AS-Taliban

Jokowi mengatakan, pembagian sertipikat tanah bagi rakyat sangat penting. Mengingat selama ini dirinya kerap mendapat laporan banyaknya sengketa tanah dan lahan antara masyarakat dengan masyarakat maupun masyarakat dengan perusahaan.

“Di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, NTB, NTT, Maluku, Papua, semuanya. Yang namanya sengketa lahan, tanah, ada di mana-mana,” ujarnya.
 Selanjutnya