RMco.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus menggenjot penyediaan tenaga listrik untuk masyarakat di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3 T.

Kali ini, mewakili Menteri ESDM Ignasius Jonan, Staf Ahli Menteri ESDM Bidang Lingkungan Hidup dan Tata Ruang Satry Nugraha blusukan ke Kabupaten Puncak, Papua.

Satry menjelaskan, kedatangannya kali ini untuk memberikan 152.754 Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) untuk Papua. Satry mengatakan, pemerintah sangat memperhatikan kondisi Papua. Oleh karena itu pemasangan LTSHE di Papua telah dimulai sejak 2017 dan masih berlanjut hingga 2019.

Baca Juga : UPN Veteran Jakarta Dan Pemkab Bekasi Kembangkan Ekowisata PesisirĀ 

"Anggaran LTSHE di tahun 2018 itu mencapai Rp558 miliar dengan jumlah LTSHE sebanyak 172 ribu unit. Termasuk 152 ribu unit yang dialokasikan untuk Provinsi Papua," katanya.

Sementara itu untuk Kabupaten Puncak telah terpasang LTSHE sebanyak 18.102 unit. "Distrik Gome menjadi yang paling banyak mendapatakan LTSHE dengan 3.182 unit.

Sedangkan Distrik Doufa menjadi yang paling sedikit dengan 553 unit. Nah untuk Ilaga mendapatkan 1.526 unit" jelasnya. Manfaat dari LTSHE ini terbilang cukup banyak.

Baca Juga : Dubes RI Promosikan Indonesia Kepada Dubes Kuba di Pyongyang

Selain bisa digunakan sebagai penerangan sehari-hari, LTSHE juga berguna untuk menunjang aktifitas bahkan belajar di waktu malam.

"Harapan kami tentunya bisa digunakan bagi pelajar yang ingin mengulangi pelajaran di malam hari. Saya rasa masyarakat sangat terbantu dengan adanya pemasangan LTSHE," ujarnya.

Apresiasi pun ditunjukan Nugraha kepada pemprov Papua yang berupaya semaksimal mungkin guna menerangi warganya. "Terlaksananya pemasangan LTSHE di Kabupaten Puncak terkhusus Papua pasti ada dukungan dari pemangku pemerintahan di Papua dan Kabupaten Puncak," ucapnya.

Baca Juga : Kecamatan Ciracas, Pasar Rebo, Cipayung Dikepung Banjir

Untuk tahun 2019, program LTSHE akan menyasar 98.481 rumah tangga lainnya yang belum berlistrik. Dimana 12.531 rumah tangga tersebut berada di Provinsi Papua. Total desa yang akan berlistrik LTSHE pada 2019 sebanyak 1.083 desa yang terletak di 119 Kabupaten/Kota. [UMM]