Sinergi BUMN Gelar Kegiatan Pangan Murah dan Kelas Kreatif

Kegiatan pangan murah yang diselenggarakan sinergi BUMN di Sumenep, Jawa Timur, Sabtu (6/4). (Foto: Humas BUMN)
Klik untuk perbesar
Kegiatan pangan murah yang diselenggarakan sinergi BUMN di Sumenep, Jawa Timur, Sabtu (6/4). (Foto: Humas BUMN)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali menggelar berbagai kegiatan bersama masyarakat, dalam rangka menyambut hari ulang tahun (HUT) ke-21.

Kali ini, Menteri BUMN Rini M Soemarno beserta jajaran Deputi Kementerian BUMN dan para Direksi BUMN merayakan HUT Kementerian BUMN dengan masyarakat Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur Sabtu (6/4).

Dalam acara ini, BUMN-BUMN bersinergi menyelenggarakan kegiatan Pangan Murah, penyambungan listrik gratis kepada rumah tangga tidak mampu, hingga program tabungan emas bagi masyarakat yang giat mengumpulkan sampah.

Dalam kegiatan Pangan Murah, 5 BUMN bersinergi menjual 2.500 paket pangan berupa barang-barang kebutuhan pokok bagi masyarakat, dengan harga Rp 10.000 per paket.

Berita Terkait : Sinergi Antar-BUMD, LRT Jakarta Manfaatkan Layanan Bank DKI

 

Paket Pangan Murah tersebut terdiri dari Beras 1 kg (Perum Bulog), Gula Pasir 450 gram (PT RNI), Minyak Goreng Walini 1 liter (PTPN), Garam 250 gram (PT Garam), dan Sarden 220 gram (PT PPI).

Selain itu, terdapat 3.200 paket solar murah dengan ukuran 5 liter dari Pertamina, yang siap dijual ke masyarakat Sumenep.

"Saya berharap, kegiatan ini bisa membantu warga Sumenep agar bisa memperoleh pangan dengan harga terjangkau," kata Menteri Rini.

Berita Terkait : Politisi dan Pasar Sambut Positif Gebrakan Erick Thohir

Di lokasi yang sama, PT RNI bersinergi dengan PT Garam dan Pemerintah Kabupaten Sumenep  menjalankan program kelas kreatif, yang terdiri dari 4 kelas. Yaitu kelas Barista, kelas Vlog, Make up Artist (MUA), dan kelas Digital Marketing. 

Tercatat 85 peserta mengikuti kelas Barista dan belajar tentang karakter kopi, teknik cupping & pengalaman bisnis kafe. Dalam kelas Vlog, tercatat 90 peserta mengikuti kelas ini dan belajar tentang teknik sinematografi. Harapannya, peserta dapat membuat konten yang berkualitas untuk mendukung pariwisata Sumenep. 

Di kelas MUA, ada 85 peserta yang ambil bagian. Di kelas ini, RNI bersinergi dengan Kimia Farma sebagai penyedia beauty case. Kelas ini dimentori oleh talent lokal Sumenep "Dewi Tasya". Diharapkan, ke depannya, peserta kelas ini dapat membuat Wedding Organiser.

Dalam kelas Digital Marketing, ada 85 peserta yang berpartisipasi. Salah satunya, adalah penyandang disabilitas. Di kelas ini, peserta sudah memiliki produk yang akan dipasarkan secara digital. Diharapkan, omset peserta meningkat setelah pelatihan.

Baca Juga : Rupiah 14 Ribu Lagi, Sri Mul Masih Bisa Tenang?

RNI juga  bermitra dengan Pemkab Sumenep & Rumah Aspirasi Pemuda untuk mengumpulkan 1.000 milenial (350 = kelas kreatif, 500 = Festival Cake, Kirab Budaya = 200). [HES]