Rusun Mahasiswa di Jatim Telan Dana Rp 10,6 Miliar

Rumah susun sewa (Rusunawa) Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang yang diresmikan Wapres Jusuf Kalla pada Sabtu (6/4). (Foto : kementerian PUPR)
Klik untuk perbesar
Rumah susun sewa (Rusunawa) Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang yang diresmikan Wapres Jusuf Kalla pada Sabtu (6/4). (Foto : kementerian PUPR)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pembangunan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) mahasiswa di daerah terus dilakukan. Salah satunya, di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kementerian PUPR telah membangun 46 Tower Ru­sunawa di Jawa Timur.

Se­banyak 27 tower dibangun oleh Satker Pengembangan Perumahan dan 19 tower oleh Satker Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Peru­mahan Provinsi Jawa.

Berita Terkait : Renovasi Istiqlal Telan Dana Rp 475 Miliar

“Rusunawa yang dibangun tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa, masyarakat ber­penghasilan rendah, ASN, dan santri di Ponpes,” ujar Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid saat mendampingi Wapres Jusuf Kalla meresmi­kan Festival Kebangsaan II 2019 dan Infrastruktur Baru Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Rusunawa mahasiswa UMM ini berlokasi di Jalan Raya Tlogomas, Kelurahan Landungsari, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Jumlah anggaran untuk membangun Rusunawa UMM sebesar Rp 10,6 miliar. Spesifikasi bangunan ver­tikal yang dibangun oleh Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR tersebut memiliki ukuran tipe 24 meter persegi.

Baca Juga : Soal Upah Buruh, Ini Penjelasan Aice

Bangunan setinggi empat lantai tersebut memiliki kapasitas 50 unit hunian dan dapat menampung sebanyak 196 mahasiswa. “Saya berharap mahasiswa yang tinggal di Rusunawa ini bisa lebih semangat dalam belajar. Apalagi biaya sewanya lebih murah daripada kos di luar kampus,” katanya.

Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) berharap ke­pada mahasiswa UMM untuk tetap bersemangat dalam me­nempuh pendidikan. Adanya fasilitas Rusunawa diharapkan bisa membantu mahasiswa untuk berlatih tinggal di hunian vertikal. “Sesuatu prestasi tidak mungkin dicapai dengan mu­ dah. Tanpa kesulitan tidak mungkin kita berhasil dengan baik,” jelasnya.

Baca Juga : Airlangga Beri Kuliah Umum di Seskoal

Pada kesempatan itu, Wapres juga mengapresiasi spirit dan ide yang dimiliki oleh UMM dalam mendorong riset mahasiswa di perguruan tinggi. Selain itu, kampus UMM juga dinilai sangat menjunjung tinggi keberagaman. [QAR]