Event Wisata Jadi Prioritas Pengembangan Pariwisata Di Lebak, Banten

Klik untuk perbesar
Museum Multatuli yang berada di Lebak, Banten. (Foto: Istimewa).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pemkab Lebak mengandalkan berbagai event wisata sebagai program krusial dalam menunjang Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai lokomotif ekonomi daerah.

Sebab, dengan melaksanakan event wisata diharapkan akan mendatangkan wisatawan, baik wisatawan lokal maupun mancanegara.

Berita Terkait : 5 Tempat Wisata Baru di Bali yang Wajib Dijelajahi

Sekretaris Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lebak, Yosef Mohamad Holis mengatakan, saat ini Pemkab memang tengah fokus ke bidang sektor pariwisata yang nantinya wisata akan dijadikan ekonomi lokomotif dalam menarik PAD.

Dijelaskannya, sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor pariwisata, terdapat beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menerima anggaran dengan total Rp 153 miliar.

Baca Juga : Antisipasi Demo di Sekitar Gedung DPR, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Nantinya, pengelolaan anggaran tersebut dipergunakan sesuai bidangnya masing-masing. Seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) yang bertugas pada aksesibilitas pembangunan jalan, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop UKM) membidangi produk UMKM dan pangan lokal, sedangakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Dinas Pariwisata (Dispar) lebih pada bidang pemasaran.

“Untuk anggaran DPUPR Rp 121 miliar, Dinas Pariwisata Rp 9,5 miliar dan Dinkop UKM Rp 5,8 miliar. Sedangkan Disperindag Rp 15 miliar,” kata Yosef.

Baca Juga : Aplikasi E-murojaah Cetak Penghafal Al Qur’an Milenial

Di tempat terpisah, Kepala Seksi (Kasi) Museum Multatuli pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Lebak, Ubaidillah mengaku, untuk event wisata yang dicanangkan Pemkab Lebak adalah Festival Museum Multatuli.

“Event tersebut sudah masuk bagian perencanaan yang nantinya akan diselenggarakan pada 9-15 September 2019,” singkat Ubaidillah, Jumat (12/4). [RIE]

RM Video