Targetkan 2022 Satelit Sendiri

Asyik, 4.100 Desa Bisa Akses Internet Satelit

Klik untuk perbesar
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. (Foto : twitter@Kemkominfo)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kesenjangan akses internet di wilayah pedesaan mulai diatasi. Secara nasional, pemerintah telah memberikan akses internet ke 4.100 desa.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan akses internet di desa-desa tersebut dihubungkan melalui satelit. Hal itu dikatakan Rudi saat meresmikan penyediaan akses Internet di Desa Sirnarasa Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi.

“Di seluruh Indonesia ini desa ada 83 ribu, yang belum tersambung internet 40 ribu lebih, itu harus selesai pakai satelit tapi kita tidak bisa nunggu sampai punya satelit sendiri, sekarang kita sewa yang mirip nanti secara bertahap akan kita selesaikan, 2022 dimungkinkan punya satelit sendiri,” kata Rudi.

Berita Terkait : Pemerintah Genjot Pemerataan Akses 4G


Di hadapan ratusan masyarakat desa, Rudi berpesan agar menggunakan internet secara bijak. Ia mengimbau masyarakat mengakses konten-konten yang positif dan tidak termakan oleh berita bohong atau hoaks. “Kemudian saya titip, setelah dapat sinyal pakai ponsel ibu bapa terima informasi, foto, video dan lainnya. Ini hati-hati terhadap hal negatif dan berita tidak benar,” jelasnya.

Di kesempatan itu, Rudi menegaskan, Kementerian mendukung program Desa Digital Pemerintah Provinsi Jawa Barat. “Pemerintah mencanangkan penyediaan infrastruktur inter-net ke semua titik. Bagaimana kantor desa ini dihubungkan dengan Internet berkecepatan tinggi,” ujarnya.

Koneksi Internet di Desa Sirnarasa mengandalkan stasiun penerima sinyal satelit (VSAT) sehingga dapat terhubung dengan jaringan Internet. Jaringan Internet dari VSAT itu lantas disalurkan melalui pertukaran data secara nirkabel (WiFi) ke seluruh pelosok desa.

Baca Juga : PKB Pede Raih 59 Kursi Parlemen

Lokasi Desa Sirnarasa yang berada di kawasan Gunung Halimun sulit terjangkau jaringan kabel operator seluler sehingga harus mendirikan VSAT. Kementerian Kominfo melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) dan PT Dwi Tunggal Putra secara bertahap menyediakan akses internet di 155 desa dari 17 kabupaten di Jawa Barat dalam program Desa Digital.


Desa Digital merupakan program kerja pemerintah Jawa Barat untuk mengatasi kesenjangan akses Internet di wilayah pedesaan. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, saat acara peresmian, berharap Internet di wilayah pede- saan di Jawa Barat, dapat membantu kehidupan masyarakat ke arah yang lebih baik.

“Kita kerja sama pemda dan pemerintah pusat. Dari BAKTI, Kominfo memberikan akses di wilayah Jawa Barat, targetnya tahun ini 600 desa,” kata Ridwan Kamil.

Baca Juga : KPU Tolak Perbaikan Permohonan Prabowo-Sandi

Ridwan menyebutkan, dengan adanya akses internet, masyarakat desa bisa mengakses konten pendidikan, meningkatkan produktivitas, menumbuhkan pariwisata, hingga memasarkan produk-produk lokal ke luar daerahnya. “Keunggulan dari infrastruktur ini salah satunya mengedukasi warga desa bahwa hidup bisa berubah, dengan hanya mempromosikan daerah, peluang ekonomi bisa datang,” kata pria yang akrab disapa Kang Emil itu.

Internet, menurut Kang Emil, bukan semata-mata eksklusif milik orang kota. Masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil juga harus dapat merasakan koneksi Internet. “Seperti di desa Ciputu, Kuningan karena promosi bisa dilihat seluruh dunia datang, menginap makan bayar akhirnya warga bisa rumahnya jadi tempat mencari nafkah,” katanya. [DIR]

RM Video