Dua Hari Jelang Nyoblos

Wiranto Minta Aparat Keamanan Netralisir Indikasi Gangguan Pemilu

Klik untuk perbesar
Menko Polhukam Wiranto. (Foto : twitter@PolhukamRI)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto meminta aparat keamanan untuk siaga penuh guna mengantisipasi gangguan ancaman jelang hari Pemilihan Umum (Pemilu) pada 17 April 2019.

"Pasang mata dan telinga, netralisir setiap indikasi yang mengganggu pemilu. Terutama di TPS-TPS. Cari temukan dan atasi sebelum mereka melakukan kegiatan yang mengganggu pemilu dan mengganggu pemilih," ujar Wiranto dalam Rapat Koordinasi Kesiapan Akhir Pengamanan Tahapan Pemungutan dan Perhitungan Suara Pileg dan Pilpres Tahun 2019 di Jakarta, Senin (15/4).

Berita Terkait : Umumkan Dalang Rusuh 22 Mei, Wiranto Tar Sok, Tar Sok


Rapat yang digelar di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin, dihadiri Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Ketua KPU Arief Budiman, Ketua Bawaslu Abhan, Kepala BIN Budi Gunawan, tiga kepala staf angkatan, Mendagri, dan Menkominfo Rudiantara serta perwakilan lembaga dan kementerian terkait.

Rapat itu mengundang aparat keamanan, penyelangara pemilu di seluruh daerah melalui "Video Conference". Dalam pembukaan rapat, Wiranto mengatakan rapat digelar dalam rangka melakukan kesiapan akhir dalam pengamanan Pemilu serentak 2019 pada 17 April 2019, mulai dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) hingga proses penghitungan suara.

Berita Terkait : Bicara Di Jepang, Airlangga Ngomongin Industri Sampai Pemilu

"Hari ini kita menggelar rapat koordinasi secara menyeluruh baik tingkat pusat maupun tingkat daerah. Kita bersyukur pada akhirnya kita sampai kepada penghujung hari H saat jutaan rakyat Indonesia serentak akan memberikan suaranya atau hak pilihnya," kata Wiranto.


Ia juga bersyukur bahwa tahapan Pemilu sebelumnya telah dilaksanakan dengan baik, yakni kampanye terbuka yang digelar dengan aman dan lancar. "Oleh karena itu pertama-tama saya akan menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak yang mempunyai satu tugas sebagai pemangku kepentingan baik kepada KPU, Bawaslu, TNI dan Polri serta komponen masyarakat lainnya yang telah membantu mengamankan proses tahapan pemilu," kata mantan Panglima ABRI ini.

Berita Terkait : 22 Mei, Insya Allah Aman

Semua elemen masyarakat, baik pimpinan parpol, para kontestan dan para relawan yang menghadirkan satu kondisi yang tetap mengedepankan persatuan bangsa. "Kami menyadari bahwa di sana-sini memang masih ada permasalahan di lapangan, baik yang menyangkut masalah teknis penyelenggaraannya, masalah yang menyangkut fasilitas yang akan diberikan, tetapi alhamdulillah bahwa semua itu akhirnya dapat secara bertahap diatasi dengan baik ya. Memang tidak sempurna karena kesempurnaan milik Allah Subhanahu Wa Ta'ala," kata Wiranto. [IPL]

RM Video