Pemerintah Sukses Redam Hoaks

Pemilu Aman, Tidak Ada Eksodus WNI Keluar Negeri

Klik untuk perbesar
Menko Polhukam Wiranto. (Foto : twitter@wiranto1947)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah berhasil memberikan rasa aman kepada masyarakat jelang Pemilu. Buktinya, tak ada warga yang pergi keluar negeri, lantaran khawatir kerusuhan jelang Pemilu.

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan, pemerintah sukses meyakinkan masyarakat terkait keamanan jelang Pemilu. Sehingga, tidak ada perpindahan masyarakat ke luar negeri alias eksodus.


“Sebelumnya kita khawa­tirkan ada eksodus warga ke­ luar negeri karena ketakutan ada isu hoaks ancaman kerusuhan. Namun, setelah kita teliti dan memberikan penjelasan, maka dari laporan memang tidak ter­jadi eksodus itu,” kata Wiranto, usai rapat koordinasi kesiapan akhir pengamanan tahapan pemungutan dan perhitungan suara Pemilu serentak 2019, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, kemarin.

Berita Terkait : Wiranto: Informasi Eksodus Warga ke Luar Negeri Jelang Pencoblosan itu Hoaks

Hadir dalam rapat tersebut, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Ketua KPU Arief Budiman, Ketua Bawaslu Abhan, Kepala BIN Budi Gunawan, tiga kepala staf angkatan, Mendagri Tjahjo Kumolo, dan Menkominfo Rudiantara, Kepala BSSN Djoko Setiadi serta perwakilan lembaga dan kementerian terkait.

Wiranto melanjutkan, ber­dasarkan hasil grafik mingguan warga Indonesia yang pergi ke­ luar negeri dan ke dalam negeri kondisinya stabil, tidak ada lonjakan. Wiranto mengungkapkan, berdasarkan data yang diperoleh, jumlah warga yang keluar seki­ tar 70.000. Sebaliknya, justru yang masuk malah lebih banyak yaitu 74.000 orang. “Berarti, masyarakat Indonesia sangat antusias untuk memberikan hak suaranya dalam pencoblosan,” ungkapnya.


Wiranto pun mengimbau masyarakat agar tidak perlu khawatir adanya isu kerusuhan karena menjelang pencoblosan aparat keamanan, yakni kepoli­sian dibantu TNI akan menga­mankan masyarakat yang akan gunakan hak pilihnya di TPS. “Jadi, sekali lagi kita meng­ harapkan masyarakat tidak ragu-ragu untuk datang ke TPS pada waktunya untuk mem­berikan hak pilihnya,” tutur Wiranto.

Berita Terkait : Demi Kebaikan, Mendagri Sebut Sistem Pemilu Akan Terus Dievaluasi

Meski demikian Wiranto me­negaskan permasalahan tersebut mampu diatasi dengan baik. Ia pun berjanji akan terus memperbaiki kekurangan penye­lenggaraan agar pelaksaan Pemilu menjadi lebih baik lagi. “Kita tahu dan menyadari bahwa disana-sini masih ada permasalahan di lapangan yang kita jumpai di daerah yang me­ nyangkut masalah teknis penye­ lenggaraan, yang manyangkut fasilitas maupun keamanan, tapi Alhamdulillah semua itu akhirnya dapat secara berta­hap diatasi dengan baik,” kata Wiranto.

Selain itu, Wiranto berpesan agar aparat baik Polri maupun TNI mampu mengawal pelak­ sanaan Pemilu Serentak 2019 sehingga terbebas dari kecu­rangan dan gangguan yang dapat mengganggu pelaksanaan hajat demokrasi. “Pasang mata dan telinga, netralisir setiap indikasi yang mengganggu Pemilu terutama di TPS-TPS. Cari, temukan, atasi, sebelum mereka melak­ sanakan kegiatan yang meng­ ganggu Pemilu. Jaga netralitas sebagai aparat keamanan yang baik dan terpercaya, gunakan motto bahwa mengamankan Pemilu adalah kehormatan, Pemilihan sukses adalah ke­ banggaan kita sebagai bangsa,” tegas Wiranto.


Sementara, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menam­bahkan, tidak ada perpindahan masyarakat Indonesia berlebihan keluar negeri menjelang pen­coblosan. [DIR]

RM Video