Sadar Bencana, Kemenperin Gelar Simulasi Penanganan Kebakaran

Sekjen Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Haris Munandar (kedua kanan) bersama Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenperin Setyo Wasisto (kanan) saat gelar simulasi penanganan kebakaran di Jakarta, Kamis (2/5).
Klik untuk perbesar
Sekjen Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Haris Munandar (kedua kanan) bersama Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenperin Setyo Wasisto (kanan) saat gelar simulasi penanganan kebakaran di Jakarta, Kamis (2/5).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menggelar simulasi penanganan kebakaran yang diikuti oleh seluruh jajaran pejabat dan pegawai di Gedung Kemenperi, Jakarta, Kamis (2/5). Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan budaya sadar bencana di lingkungan Kemenperin agar selalu siap dan waspada untuk keselamatan. 

“Kegiatan yang dilakukan dalam rangka peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional, yang jatuh pada 26 April lalu, ini juga sebagai upaya kami untuk mengantisipasi bencana, misalnya kebakaran yang hari ini kita simulasikan. Selain itu juga kami pernah lakukan simulasi bencana gempa. Karena kita harus tetap siap siaga,” kata Sekretaris Jenderal Kemenperin Haris Munandar.

Berita Terkait : Percepat Implementasi Industri 4.0, Kemenperin Gandeng Jetro

Melalui simulasi dalam rangka Kesiapsiagaan Bencana Nasional, kata dia, diharapkan seluruh pegawai Kemenperin mendapatkan edukasi tentang menghadapi bencana yang bisa terjadi kapan saja. Sehingga, membangun budaya sadar bencana, mengguggah kesadaran, serta meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. 

“Pasukan siaga dari Kemenperin yang melakukan kegiatan ini, telah dilatih oleh Dinas Penanggulangan dan Pencegahan Kebakaran DKI Jakarta. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian yang ikut diperbantukan,” ujarnya.

Berita Terkait : Sosialisasi Kostratani di Banten, Membangun Pertanian Berasis Kecamatan

Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenperin Setyo Wasisto yang juga turut hadir mengatakan, simulasi penanganan kebakaran tersebut bertujuan melatih kesiapsiagaan jajaran pejabat dan pegawai di lingkungan Kemenperin dalam menghadapi hal-hal yang tidak diinginkan. 

Menurutnya, arahan-arahan yang disampaikan melalui pengeras suara di dalam gedung Kemenperin ketika simulasi kebakaran tersebut merupakan gambaran yang harus dilakukan apabila sewaktu-waktu terjadi bencana di gedung Kemenperin, sehingga semua pegawai sudah mengetahui langkah yang harus dilakukan. 

Berita Terkait : Ekspor Leather Leaf Kian Menjanjikan

“Misalnya, kalau diperintahkan untuk menuju ke titik kumpul atau assembly point yang sudah ditentukan, maka seluruh pegawai dimohon mengikuti arahan tersebut. Ini harus dilakukan untuk pengecekan setelahnya,” jelasnya.

Kepala Bidang Pencegahan Kebakaran dari Dinas Penanggulangan dan Pencegahan Kebakaran DKI Jakarta Saepuloh mengapresiasi kegiatan simulasi kebakaran yang dilakukan Kemenperin dalam rangka menindaklanjuti Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional. “Ini menunjukkan bahwa Kemenperin peduli dan mempersiapkan diri untuk kondisi darurat yang mungkin terjadi,” ujarnya. [DIT]