BBM Satu Harga Lanjut Dua Periode

Klik untuk perbesar
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meresmikan Lembaga Penyalur Bahan Bakar Minyak (BBM) Satu Harga di Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), 10 Mei 2019. Ia didampingi Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati. (Foto: Humas ESDM)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Terbukti beri manfaat nyata bagi masyarakat, pemerintah putuskan perpanjang Program Bahan Bakar Minyak (BBM) Satu Harga hingga tahun 2024. Kalau sebelumnya hanya untuk 170 lokasi, sekarang ditambah menjadi 500 lokasi di daerah pelosok.

Berita Terkait : Gak Akan Naik Sampai 2020, Listrik Bikin Asyik


“Nanti kita expand (perluas) dengan total kurang lebih sampai 500 penyalur, jadi tambah lagi kurang lebih 330 penyalur,” ujar Menteri Jonan beberapa waktu lalu.

Berita Terkait : Gandeng Swasta, Kemnaker Kembangkan Pelatihan Wirausaha Otomotif

Kunci sukses BBM satu harga adalah dukungan Pemda. “Tidak ada kendala. Kita lakukan pemetaan, sepakat dengan pemerintah provinsi dan kabupaten, langsung kita bangun. Saya minta tolong kepada kepala daerah, agar izin prinsip atau izin lokasinya cepat dikasih. Jangan sam- pai kita membangun kesejahteraan masyarakat yang lebih baik diperlambat,” tegas Jonan. [TIM]