Menko Darmin: Ekonomi Kita Tahan Banting

Klik untuk perbesar
Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution optimistis perekonomian tahun ini akan lebih baik dari tahun 2018. Sebab capaian tahun lalu menunjukan kinerja perekonomian Indonesia cukup baik. Selain itu juga terbukti tahan banting hadapi serangan ekonomi global. 

“Satu hal yang membanggakan, kita bisa melewati 2018 dengan baik. Ekonomi kita jelas menunjukkan daya tahannya hadapi gejolak yang terjadi di dunia   internasional,” ujar Darmin di Jakarta, baru-baru ini. 

Di tengah ketidakpastian ekonomi, lanjut Darmin, pertumbuhan ekonomi Indonesia berkualitas baik. Hal itu bisa dilihat dari menurunnya angka pengangguran. “Angka pengangguran di Indonesia terus menurun terus setiap tahun. Itu bagian penting dari pertumbuhan ekonomi,” imbuhnya. 

Berita Terkait : Ayo Dinginkan Suhu Politik


Kemudian soal inflasi, Darmin menilai, kini sudah tidak mengkhawatirkan lagi. Karena, inflasi selalu rendah. Darmin juga memandang kinerja pasar modal sepanjang tahun 2018 cukup baik dibandingkan banyak negara walau ada sedikit koreksi. 

“Kita punya modal untuk memandang tahun 2019 dengan optimistis. Kita bisa kinerja yang lebih baik lagi. Tahun 2018 bukan tahun yang mudah tapi kita bisa   menghadapinya,” jelasnya. 

Apalagi, lanjut Darmin, sejumlah tekanan pada 2018 mulai berangsur membaik. Salah satunya adalah kenaikan suku bunga acuan oleh The Fed sendiri hanya akan di naikan sebanyak dua kali saja. Kemudian, perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China menunjukkan tanda-tanda perbaikan. 

Berita Terkait : Menteri ESDM Pantau Kesiapan PLN Hadapi Pemilu

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani juga mengaku lebih optimistis perekonomian bisa lebih baik dengan melihat capaian 2018. Dia yakin target penerimaan negara yang di patok dalam APBN 2019 sebesar Rp 2.165,1 triliun bisa tercapai. Namun demikian, dia mengingatkan jajarannya agar tidak terlena dan tetap menjaga kewaspadaan.


“Kami tidak memandang tahun 2019 bukan tahun yang kita bayangkan lebih ringan,” ujar Ani sapaan akrabnya.
 
Soal pertumbuhan ekonomi 2018, Mantan Direktur Bank Dunia ini menyebutkan realisasinya mencapai 5,15 persen. Angka ini meleset dari target di Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2018 yang sebesar 5,4 persen. Tapi menurutnya, capaian tersebut sudah cukup baik di tengah lingkungan makro global sepanjang 2018 yang mengalami tekanan cukup berat.

“Dalam situasi tersebut Indonesia masih bisa menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang cukup kuat. Dan, kalau dilihat pertumbuhan menunjukkan adanya kecenderungan penguatan. Ini kan sangat positif,” katanya. 

Berita Terkait : Survei Dan Tahu Gejrot

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Haryadi Sukamdani mengapresiasi kinerja pemerintah menjaga ekonomi Indonesia berada di jalur yang baik sepanjang 2018. Hariyadi berharap, pemerintah ke depan lebih cekatan di dalam membaca peluang untuk meningkatkan ekspor.

“Kami melihat selama 2018 belum banyak peluang yang ditangkap dari fenomena ekonomi global, terutama dari dampak perang dagang,” ungkap Hariyadi. [KPJ]
 

RM Video