Jauh Di Atas Pertumbuhan Nasional, Inflasi Terus Terjaga

Gubernur BI: Ekonomi Sulsel Makin Oke

Klik untuk perbesar
Gubernur BI Perry Warjiyo (Foto: Humas BI)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, mengapresiasi pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan (Sulsel), yang jauh di atas pertumbuhan nasional, dengan inflasi yang terjaga.

Perry menjelaskan, ada 5 tugas penting sinergi antarlembaga yang harus dilakukan, untuk mempertahankan prestasi tersebut. Yaitu dengan mendorong ekspor melalui pemangkasan prosedur ekspor, meningkatkan investasi melalui kemudahan berbisnis, meningkatkan pembiayaan (terutama infrastruktur), mendorong pariwisata, serta menguatkan ekonomi kerakyatan (termasuk ekonomi syariah).

"Sinergi antara BI dengan pemerintah, dan lembaga terkait lainnya telah mampu menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2018. Semoga, akan lebih meningkat lagi di tahun ini," tutur Perry saat meresmikan Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Makassar, Sulsel, Jumat (1/2).

Berita Terkait : Inilah 5 Visi Sistem Pembayaran Indonesia 2025

Perry menambahkan, dengan keadaan global saat ini yang diwarnai penurunan harga komoditas, Indonesia masih mengandalkan ekspor komoditas. Termasuk, di daerah Sulawesi. "Karena itu, perlu sinergi antarlembaga perlu dikuatkan," tegas Perry.

Terpisah, Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah menyatakan bahwa Pemerintah Daerah senantiasa berkoodinasi erat dengan Bank Indonesia, dalam rangka mengendalikan inflasi di Sulawesi Selatan.


Nurdin Gubernur Sulsel juga mengapresiasi Kantor Bank Indonesia di Sulsel, yang telah merangkul seluruh stakeholder daerah dalam mendorong ekonomi Sulawesi Selatan.

Berita Terkait : Seru, Gubernur BI Main Ketoprak Financial

Sejarah eksistensi BI di Sulsel  memang telah panjang, dimulai sejak 1864, dengan berdirinya De Javasche Bank cabang Makassar. Sejalan dengan perkembangan ekonomi Sulsel, pelayanan dan pelaksanaan tugas BI pun terus ditingkatkan. Termasuk, dengan renovasi gedung kantor yang ditempati sejak 1978.

Renovasi gedung merupakan bagian dari reformasi BI untuk meningkatkan peran dalam mendorong perekonomian daerah. "Mengingat fungsi Kantor Perwakilan BI di Sulsel sebagai koordinator Kantor Perwakilan Bank Indonesia di wilayah Kawasan Timur Indonesia (KTI), kami berharap daerah-daerah lain di KTI juga ikut merasakan efek positifnya," tutur Nurdin.

Dalam kesempatan yang sama, Perry juga melaksanakan penyerahan bantuan kepada beberapa lembaga di area Sulsel. Bantuan pertama adalah untuk pengembangan Deesa Wisata Rammang-Rammang, berupa pembangunan toilet dan tempat ibadah, iconic signcenter point, dan akses jalan wisata.

Berita Terkait : Serap Gabah/Beras Petani Sulselbar, Bulog Siap Wujudkan Ketahanan Pangan

Diberikan pula bantuan kepada Pondok Pesantren As'Adiyah, Masjid As’Said Makassar, dan Gabungan Kelompok Tani Sabbarae, masing-masing berupa paket daur ulang sampah, prasarana Masjid, dan prasarana pendukung pertanian.

Seluruh rangkaian kegiatan hari ini merupakan bentuk kontribusi nyata BI bagi perekonomian Indonesia, baik di daerah maupun nasional. [HES]