Menyesuaikan Dengan Kepmen ESDM

Harga Eceran BBM Non Subsidi Turun, Ini Daftarnya

Klik untuk perbesar
Shell ikut menyesuaikan harga eceran sesuai dengan Kepmen ESDM. (Foto : istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Harga bensin eceran mulai mengalami penurunan. Namun penurunan harga bensin ini hanya berlaku bagi perusahaan penyedia Bahan Bakar Minyak (BBM) yakni Shell, Vivo dan Aneka Petroindo.

Sementara 3 perusahaan penyedia bahan bakar yakni AKR Corporindo, Exxonmobile, dan Garuda Mas Energi tidak melakukan penyesuaian karena harganya sudah sesuai.

Penurunan ini mengikuti Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM nomor 19 K/10/MEM/2019 tentang formula harga jual eceran untuk jenis Bahan Bakar Minyak Umum jenis Bensin dan Minyak Solar. Dengan adanya formula ini yang berlaku sejak 1 Februari 2019, maka harga jual bensin umum dinilai akan lebih wajar.

Berikut penyesuaian jenis BBM Umum Badan Usaha sesuai dengan Kepmen ESDM Nomor 19 K/10/MEM/2019

A. PT Aneka Petroindo Raya per 6 Februari 2019

▪BP 90 Jabodetabek, harga dulu Rp 9.950/liter, sekarang Rp 9.350/liter

▪ BP 92 Jabodetabek, harga dulu Rp 10.500/liter, sekaraang Rp 9.900/liter

▪BP 95 Jabodetabek, harga dulu Rp 11.950/liter, sekarang Rp 10.950/liter

Berita Terkait : Pertamina Resmikan BBM Satu Harga Di Aru

▪ BP Diesel (CN 48) Jabodetabek, harga dulu Rp 11.900/liter, sekarang Rp 11.100/liter


B. PT Vivo Energy Indonesia per 8 Februari 2019, wilayah DKI Jakarta, Bekasi, Tangerang Selatan

▪Mogas 89, harga dulu Rp 7.600/liter, sekarang Rp 7.600/liter

▪ Mogas 90, harga dulu Rp 9.900/liter, sekarang Rp 9.750/liter

▪Mogas 92, harga dulu Rp 10.150/liter, sekarang Rp 9.800/liter

▪Mogas 95, harga dulu Rp 11.900/liter, sekarang Rp 10.850/liter

C. PT Shell Indonesia per 9 Februari 2019 Super (RON 92)

▪Jabodetabek, harga dulu Rp 10.450 - 10.550/liter, sekarang Rp 9.900/liter

Baca Juga : Pidato Jokowi Di Visi Indonesia, Yunarto: Lebih Berani

▪Bandung, harga dulu Rp 10.550/liter, sekarang Rp 9.900/liter

▪Jawa Timur, harga dulu Rp 10.600/liter, sekarang Rp 9.900/liter

▪Sumatera Utara, harga dulu Rp 10.400/liter, sekarang Rp 9.900/liter V-Power (RON 95)


▪Jabodetabek, turun dari Rp 11.900-12.050/liter, menjadi Rp 10.950/liter

▪ Bandung, turun dari Rp 12.050/liter, menjadi Rp 10.950/liter

▪ Jawa Timur, turun dari Rp 12.050/liter, menjadi Rp 10.950/liter

▪Jabodetabek, harga dulu Rp 11.850 - 12.000/liter, sekarang Rp 11.900/liter

▪Bandung, harga dulu Rp 12.000/liter, sekarang Rp 11.900/liter Diesel Extra (CN 48)

Baca Juga : Kapal Tabrak Crane Pelabuhan Tanjung Emas, Kerugian Ditaksir Capai Rp 60 M

▪Sumatra Utara, harga dulu Rp 11.900/liter, sekarang Rp 11.550/liter Regular (RON 90)

▪Jabodetabek, turun dari Rp 9.950/liter, menjadi Rp 9.300/liter

▪ Bandung, turun dari Rp 10.000/liter, menjadi Rp 9.300/liter.[IPL]

 

 


 

RM Video