Dengarkan Keluhan Pengusaha

Jokowi Putuskan Coret UMKM Dari Relaksasi DNI

Klik untuk perbesar
Jokowi saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Hotel Alila Solo, Jawa Tengah, kemarin. (Foto: IG @jokowi)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi menegaskan akan mencoret Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari relaksasi Daftar Negatif Investasi (DNI). Pemerintah berkomitmen terus menjaga keberlangsungan bisnis UMKM.

Kemarin, Jokowi menutup Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Hotel Alila Solo, Jawa Tengah. Turut mendampingi, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

Dalam sambutannya, Jokowi menyinggung polemik relaksasi DNI yang dikeluhkan pengusaha karena ditakutkan mengancam keberlangsungan UMKM. “DNI masih menjadi masalah, Kadin dan Hipmi (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) komplain. Perpres (Peraturan Presiden) belum saya tanda tangani.; Tidak perlu ragu, saya pastikan keluarkan UMKM dari relaksasi DNI. Saya putuskan di sini,” ujarnya yang disambut tepuk tangan anggota Kadin.

Menurut dia, pemerintah dan dirinya sangat komitmen terhadap UMKM. Apalagi, dia dan keluarganya tumbuh dari UMKM. Bahkan, anak-anaknya juga berjualan martabak.

“Saya ini alumni UMKM. Anak-anak saya juga masuk dalam kategori UMKM, jualan martabak, jualan pisang. Mayoritas pengusaha Indonesia juga UMKM. Jadi sekali lagi, jangan meragukan komitmen saya terhadap UMKM,” ujarnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan, saat ini terdapat sekitar 62 juta unit usaha UMKM dengan serapan tenaga kerja sebesar 116 juta orang. Kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) juga mencapai 60 persen.

Komitmen pemerintah lainnya terhadap UMKM juga tercermin dalam kebijakan penurunan suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari 23 persen menjadi 7 persen per tahun. Bahkan, pemerintah juga menurunkan Pajak Penghasilan (PPh) UMKM dari 1 persen menjadi 0,5 persen.
 Selanjutnya 

RM Video