Trump Bantah Ejek Meghan Markle

Klik untuk perbesar
Meghan Markle dan Donald Trump

RMco.id  Rakyat Merdeka - Usai banyaknya kritikan dari dunia maya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump membantah, dia sudah mengejek Meghan Markle. "Saya tidak pernah menyebut Meghan Markle menjijikkan. Berita itu dibuat media-media yang selalu menyajikan berita palsu. Sekarang apakah CNN dan The New York Times akan meminta maaf karena hal tersebut," cuit Trump di akun Twitternya @realDonaldTrump, Minggu (2/6)

Komentar Trump itu usai dia diwawancarai The Sun, Sabtu (1/6). Dia ditanya apakah dia kecewa tidak bisa bertemu istri Pangeran Harry saat kunjungan kenegaraannya ke Inggris. Trump juga ditanya mengenai pendapatnya soal ucapan Meghan yang akan pindah ke Kanada jika Trump menang pada pilpres 2016 lalu. "Saya tidak tahu dia bilang begitu. Apa yang harus saya ucapkan? Saya tidak tahu dia begitu menjijikan," ujar Trump.

Dilansir The Sun Sabtu (1/6), Trump merasa kaget saat mengetahui bahwa dia pernah mendapatkan komentar yang kurang mengenakkan dari Markle. Dalam sebuah acara obrolan terkemuka di Inggris, The Nightly Show pada 2016, Markle bahkan menyebut Trump sebagai sosok yang misoginis (benci terhadap wanita atau anak perempuan). Tidak hanya itu, Markle juga menuduh bahwa strategi politik yang dimiliki Trump adalah politik yang memecah belah.

Berita Terkait : Trump Bikin Nobar Joker di Gedung Putih

Sebelumnya, Trump mengaku  tidak tahu tentang komentar pedas yang pernah dilontarkan bekas aktris Amerika tersebut. Mendengar hal tersebut, Trump sempat merasa syok dan memberikan komentar balasannya kepada putri Inggris tersebut, Duchess of Sussex. Akun Twitter resmi yang mengkampanyekan Trump untuk pilpres 2020 sudah mencuitkan audio wawancara bersama The Sun.

Audio itu diposting untuk membuktikan bahwa Trump tidak pernah menyebut Meghan "menjijikan." "Kantor berita bohong CNN membuat berita palsu soal presiden Trump mengejek Meghan Markle menjijikan," kicau akun kampanye Trump. Padahal, audio tersebut jelas ada ucapan Trump yang menyebut "saya tidak tahu dia menjijikan."

Pihak Gedung Putih, kepada The Politico, menjelaskan bahwa kata "menjijikan" dalam audio tidak untuk menggambarkan Meghan, tapi sebagai respons informasi yang diberikan The Sun soal kritik Meghan kepada Trump dulu. "Kata itu mengacu pada ucapan yang diungkapkan Meghan, bukan untuk menggambarkan Meghan," terang pihak Gedung Putih kepada Huffpost.

Berita Terkait : Di-Bully Media, Hillary: Meghan Markle Harus Kuat

"Dia mengomentari betapa kagetnya dia bahwa dulu Meghan pernah mengungkapkan hal menjijikan kepadanya," terang Gedung Putih.

"Presiden Trump sangat menyukai Meghan. Dia menyebut banyak pujian untuknya, salah satunya adalah Meghan pasti bisa menjadi putri yang baik, " tandas pihak Gedung Putih.

Trump tengah melakukan kunjungan kenegaraan ke Inggris mulai Senin (3/6) hingga Rabu (5/7). Dia ditemani Melania dan putrinya Ivanka dan Jared Kushner. Anak Trump yang lain, Tiffani Trump dan Donald Trump Jr juga disebut ikut rombongan Air Force One ke Inggris. [DAY]