Meriahnya Lebaran WNI Di Luar Negeri

Kangen-kangenan Sambil Makan Enak

WNI bersalam-salaman di acara open house di Wisma Duta. (Foto : KBRI Hanoi).
Klik untuk perbesar
WNI bersalam-salaman di acara open house di Wisma Duta. (Foto : KBRI Hanoi).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Momen Lebaran dimanfaatkan warga Indonesia di luar negeri untuk bersilaturahmi, sekaligus melepas rasa kangen kampung halaman lewat makanan yang disajikan.

Kedutaan Besar Indonesia di Madrid, Spanyol, misalnya, memanfaatkan media sosial Facebook, Twitter dan WhatsApp untuk menyebar undangan Salat Id kepada WNI di Madrid dan sekitarnya, Senin (3/6). 

Dalam keterangan pers KBRI Madrid, Rabu (5/6), Dubes Hermono beserta keluarga bersama sekitar 200 warga Indonesia diaspora melaksanakan Salat Id di KBRI Madrid pada Selasa (4/6) pukul 09.00 pagi waktu setempat.

Seusai salat, acara dilanjutkan dengan ramah tamah. Menu wajib Hari Raya seperti lontong sayur, opor ayam, sambal goreng ati, gulai telur dan penganan kecil. 

Baca Juga : Gawat, 115 Orang Di Jakarta Dipantau dan 32 Diawasi Karena Corona

Lain lagi di Vietnam, WNI yang tinggal di Hanoi melaksanakan Salat Id di Masjid An Noor, Rabu (5/6). Ini adalah masjid satu-satunya di Hanoi. Usai salat, acara dilanjutkan halal bihalal di KBRI Hanoi. Sekitar 120 WNI hadir, yang tidak semuanya beragama Islam. Selain itu, terlihat juga sejumlah mahasiswa Muslim dari negara lain ikut serta halal bihalal di KBRI Hanoi.

“Pentingnya untuk tetap menjaga kerukunan antar masyarakat Indonesia yang ada di Vietnam, apapun etnis dan agamanya,” kata Duta Besar RI untuk Vietnam Ibnu Hadi, dalam keterangan tertulis KBRI Hanoi, Sabtu (8/6).

Sajian khas Lebaran seperti lontong, sambal goreng kentang dan opor ayam menjadi pengobat rindu bagi masyarakat Indonesia yang tidak dapat pulang ke kampung halaman.

Acara perayaan Idulfitri menjadi semakin lengkap denganalunan musik Islami, panggung karaoke dan photo booth untuk mengabadikan momen kebersamaan bersama keluarga dan kerabat.

Baca Juga : Australia Umumkan Kematian Pertama Akibat Virus Corona

Sementara, suasana Lebaran di Afrika Serikat makin semarak dengan kehadiran WNI dan pasukan Perdamaian PBB. WNI di Afrika Selatan menjalankan Salat Id di Wisma Duta, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Afrika Selatan yang terletak di Pretoria. 

Usai salat, masyarakat yang terdiri dari kalangan pelajar, pekerja profesional dan keluarga besar KBRI Pretoria berbaur dalam ramah tamah dan menyantap berbagai masakan khas Lebaran di Tanah Air. Acara tambah meriah dengan joget campur sari.

Di KBRI Pyongyang, Korea Utara, Duta Besar Indonesia Berlian Napitupulu memperkenalkan tradisi mudik selama libur Lebaran kepada para perwakilan negara asing saat open house di Pyongyang, Rabu (5/6). Hadir buta besar dari Iran, Palestina, Suriah dan perwakilan Nigeria. 

Para tamu mencicipi masakan khas Indonesia seperti rendang, sambal kentang, opor ayam dan sate ayam di open house Dubes Berlian Napitupulu. (Foto : KBRI Pyongyang).

Sedangkan di KBRI Singapura, Duta Besar Ngurah Swajaya merayakan Lebaran bersama lebih dari 3.700 WNI dan tamu lain di Wisma Duta. Acara open house dan halal bi halal didahului dengan takbiran bersama sekitar 120 pekerja migran Indonesia yang kurang beruntung dan tengah ditampung di shelter KBRI.

Open house di Wisma Duta Singapura menyajikan beragam santapan nusantara saat Lebaran pertama. (Foto : KBRI Singapura).

Baca Juga : Jarang Turun, Nasib Kepa Tak Jelas

Perayaan Lebaran para WNI di Fiji, Kamis (6/6), berlangsung meriah. Mereka menghadiri open house yang diadakan Duta Besar RI di Suva merangkap Kiribati, Nauru dan Tuvalu Muhammad Benyamin Scott Carnadi. Menu lontong, opor, sambal goreng ati, rendang, gulai kambing, telur balado, sate dan sayur serta kerupuk dan berbagai sambal disajikan tuan rumah. Tidak ketinggalan, kue nastar, putri salju, kastengel, nagasari dan es campur menambah lidah terus bergoyang.

“Enak banget bisa makan makanan Indonesia seperti ini, ini pertama kali saya merasakan berbagai makanan khas Indonesia saat Lebaran selama di Fiji,” ujar Agung, salah satu ABK yang sedang bekerja di Fiji dalam keterangan tertulis dari  KBRI di Suva, Jumat (7/6).

Berbagai hiburan juga disuguhkan pada acara tersebut sebagai pelepas rasa rindu pada kampung halaman di Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, karaoke dangdut ikut menyemarakkan acara. 

WNI di Fiji dengan berbagai ragam latar belakang datang, termasuk pebisnis, dokter, ahli agama, dosen dan profesional lainnya serta TKI dan ABK serta para pahlawan devisa negara. [DAY]