RMco.id  Rakyat Merdeka - Sengketa pemilu presiden (Pilpres) di Tanah Air, rupanya menjadi perhatian mantan Perdana Menteri (PM) Jepang Yasuo Fukuda. Fukuda begitu penasaran menunggu pengumuman putusan MK mengenai hasil pilpres.

Wartawan Rakyat Merdeka Kartika Sari dari Tokyo melaporkan, rasa penasaran Fukuda disampaikan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, Senin (17/6) siang di kantornya, Gedung Parlemen Jepang di Tokyo.

Fukuda yang juga Presiden Japan-Indonesia Association (Japinda), dengan ramah menyambut Jonan dan rombongan. “Apa kabar? Senang sekali saya bisa bertemu Anda kembali,” sapanya sambil tersenyum.

Baca Juga : KPU Kabupaten Bandung : Lewat Waktu, Bacalon Bisa Gagal Ikut Pilkada

Ikut mendampingi Jonan, Utusan Khusus Presiden untuk Jepang Rahmat Gobel dan Kepala SKK Migas Dwi Sutjipto. Sedangkan Fukuda didampingi mantan Dubes Jepang untuk Indonesia yang juga Wakil Presiden Japinda, Kojiro Shiojiri.

Fukuda bilang, dia penasaran dengan hasil pilpres di Indonesia. “Saya masih menunggu siapa pemenang pilpres. Padahal, saya sudah mengucapkan selamat dua kali kepada presiden terpilih (Jokowi-red). Tapi, nggak tahunya, prosesnya belum selesai juga,” katanya.

“Mohon kabari saya ya, kalau hasilnya sudah diumumkan. Karena sepertinya, saya harus mengucapkan selamat untuk yang ketiga kalinya,” imbuhnya sambil tertawa.

Baca Juga : Rekonstruksi Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber, 17 Adegan Digelar

Menjawab pertanyaan Fukuda, Jonan menjelaskan bahwa saat ini sengketa pilpres sedang disidang di Mahkamah Konstitusi (MK). “Hasil sidang sengketa pilpres akan diumumkan pada tanggal 28 Juni mendatang,” jelas Jonan.

Sebagaimana diketahui, pasangan capres 02 Prabowo-Sandiaga Uno, tidak menerima hasil pilpres yang menurut hasil penghitungan resmi KPU, dimenangi pasangan Jokowi-Maruf. Prabowo-Sandi memilih membawa sengketa pilpres ini ke MK.

Fukuda lalu bertanya kepada Jonan mengenai posisinya di kabinet. “Kalau Pak Jokowi terpilih lagi, apakah Anda akan tetap menjabat sebagai Menteri ESDM atau tidak?” tanyanya penasaran. Dengan santai, Jonan menjawab singkat,”Terus terang saya tidak tahu. Belum ada pembicaraan mengenai itu.” Fukuda pun mendoakan agar Jonan tetap berada di kabinet.

Baca Juga : Penikaman Ulama, Mahfud MD Duga Ada Kelompok Terorganisir

“Semoga Anda tetap di posisi ini (Menteri ESDM-red). Sepertinya para staf Anda juga menginginkan anda tetap menjabat,” lanjutnya.

Pertemuan selama sekitar 45 menit itu, berlangsung santai dan akrab. Keduanya bahkan saling melemparkan candaan dan tertawa. Jonan dan delegasi berada di Jepang untuk menghadiri rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Karuizawa, Perfektur Nagano.
 Selanjutnya