Las Vegas Diserbu Belalang, Orang Amerika Bicara Kiamat

Belalang/Ilustrasi (Foto: Istimewa)
Klik untuk perbesar
Belalang/Ilustrasi (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kawasan Las Vegas Strip, Amerika Serikat, diserbu belalang selama pekan ini. Kehadiran belalang yang banyak itu membuat panik orang Amerika. Mereka mengaitkannya dengan kiamat.  

Dikutip dari CNN, serbuan belalang ini mengejutkan karena banyaknya melebihi jumlah manusia yang tinggal di Las Vegas. Belalang tersebut beterbangan mengitari lampu-lampu neon, hotel, tempat hiburan, dan memenuhi jalanan maupun trotoar.

Kejadian ini tidak biasa. Sebab, migrasi belalang biasanya tidak terjadi di musim panas, melainkan saat musim dingin atau semi.

Baca Juga : Komisi VII DPR Akan Cari Jalan Keluar Masalah Larangan Ekspor Nikel

Peneliti Badan Agrikultur Nevada, Jeff Knight, mengatakan, kejadian langka itu bukanlah pertanda akhir zaman. Walaupun datang dalam kawanan yang besar, ia memastikan hewan itu tak berbahaya.

"Mereka tak membawa penyakit atau menggigit. Dan mereka bukan spesies yang kami kategorikan akan membawa masalah," kata Knight seperti dikutip dari AFP, Sabtu (27/7).

"Mereka kemungkinan besar tak akan membuat kerusakan," sambungnya.

Baca Juga : Wamen PUPR Keluhkan Pembangunan Di Daerah Lambat

Walaupun dinyatakan tidak berbahaya, namun serbuan belalang berukuran sekitar 3,80 centimeter tersebut tetap membuat takut sebagian orang. 

Foto dan video belalang berwarna dominan abu-abu dengan garis-garis hitam itu menyebar di sosial media. Ada komentar-komentar lucu, tapi juga banyak juga yang merasa takut dan khawatir.

Peneliti Badan Agrikultur Nevada, Knight memastikan keberadaan belalang tersebut tidak akan lama. Paling lama dua pekan. Setelah itu, mereka akan bergerak ke tempat lain.

Baca Juga : Toyota Sudah Siapkan Strategi Antisipasi Dampak Corona

"Mereka terus bergerak. Pada dasarnya mereka datang, tinggal dan kemudian di malam hari mereka akan pergi dan terbang," jelasnya.

Di sisi lain, berdasarkan keterangan Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional, salah satu penyebab munculnya kerumunan belalang itu antara lain karena dipengaruhi peralihan musim. Salah satu kota terpadat di negara bagian Nevada itu memang sempat mengalami curah hujan besar di tahun ini. Hampir dua kali lipat dibanding tahun-tahun sebelumnya. 

Kondisi tersebut kemudian memicu munculnya belalang dalam jumlah besar, setelah kemudian beralih ke musim panas. Serangan belalang saat ini disebut-sebut termasuk serangan serangga terparah dalam sejarah dunia. [SAR]