Trump Curhat Di Twitter

“Saya Sendirian Di Gedung Putih”

Donald Trump dan Melania berbicara dengan bocah yang menanyakan kabar Santa. (Foto: Istimewa)
Klik untuk perbesar
Donald Trump dan Melania berbicara dengan bocah yang menanyakan kabar Santa. (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluh “sendirian” di Gedung Putih, saat pemerintahan memasuki hari ketiga penutupan layanan atau shutdown.

Keluhanitu disampaikan Trump lewat twitternya. Trump menyebut keputusan Partai Demokrat yang menyebabkan terjadinya shutdown ketiga dalam pemerintahannya. 

Shutdown telah dimulai sejak Sabtu (22/12) dini hari waktu setempat. Setelah Trump menolak untuk menandatangani RUU pembelanjaan negara, karena permintaannya untuk pendanaan  Tembok Perbatasan AS-Meksiko sebesar 5 miliar dollar AS (sekitar Rp 72,8 triliun) tidak disetujui Kongres. Partai Demokrat hanya bersedia menyetujui pendanaan untuk Tembok Perbatasan sebesar 1,3 miliar dollar AS (sekitar Rp 18,9 triliun).

Berita Terkait : Trump Pastikan AS Siap Hadapi Wabah Virus Corona

“Saya sendirian di Gedung Putih (kasihan sekali saya) menunggu Demokrat kembali dan memenuhi kesepakatan pembiayaan tembok perbatasan,” ujar Trump dilansir NDTV.

“Demokrat munafik! Media juga menyebarkan berita bohong! Para senator salah soal kebijakan luar negeri. Dan juga Menteri Pertahanan Jim Mattis salah!” kicau Trump lagi.

Sejak shutdown pemerintahan pada Jumat lalu, Trump sudah berkicau sebanyak 35 kicauan. Dia juga tidak menunjukkan batang hidungnya ke publik sejak Jumat. Kicauannya, umumnya berisi pujian untuk diri sendiri dan memancing pujian dari orang lain. Shutdown juga memaksa pihak Gedung Putih menutup akses umum menuju pohon Natal khas.

Baca Juga : AP II Siapkan Diskon 20 Persen Untuk Penumpang Pesawat

“Ini adalah gambaran jiwa yang hilang dan rusak. Tidak ada yang lebih sedih dari pada seorang presiden yang terisolasi sendirian. Dia sendirian seperti Raja Lear, melawan angin,” bunyi kicauan Trump lainnya. Tidak ada satupun staf Gedung Putih yang mau dikontak dan membocorkan situasi di Istana Presiden itu.

Trump memang sendirian. Bahkan, keputusannya menarik pasukan dari Suriah mendapat perlawanan dari sesama politisi Republik. Politisi Republik juga mengkritisi pemecatan Jim Mattis.

Senin (24/12) Trump ditinggalkan seluruh stafnya. Wakil Presiden Mike Pence sudah terlebih dulu pergi bersama keluarganya, merayakan Natal bersama. Ibu Negara Melania Trump juga sudah berada di Mara Lago, Florida, dimana dia akan menjadi tuan rumah pesta Natal. [DAY]