Ketua Parlemen dan Menteri Thailand Beri Penghormatan pada Mendiang BJ Habibie

Menteri Luar Negeri Thailand Don Pramudwinai menyampaikan ucapan duka cita atas wafatnya BJ Habibie dengan menuliskannya di buku duka cita (condolence book) yang disediakan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bangkok, Thailand. (Foto KBRI Bangkok)
Klik untuk perbesar
Menteri Luar Negeri Thailand Don Pramudwinai menyampaikan ucapan duka cita atas wafatnya BJ Habibie dengan menuliskannya di buku duka cita (condolence book) yang disediakan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bangkok, Thailand. (Foto KBRI Bangkok)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Sejumlah pejabat tinggi Thailand antara lain Presiden National Assembly sekaligus Ketua Parlemen serta beberapa Menteri Kabinet Thailand, mendatangi Wisma Indonesia di Kedutaan Besar RI di Bangkok untuk menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya mantan Presiden ketiga RI, Bacharuddin Jusuf Habibie, Senin (16/9).

Menteri Luar Negeri Don Pramudwinai, atas nama Perdana Menteri Kerajaan Thailand, menyampaikan ucapan duka cita dengan menuliskannya di buku duka cita (condolence book) yang disediakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI Bangkok). Dalam ucapan duka cita tersebut, Menlu Don menyatakan belasungkawa kepada Pemerintah dan Masyarakat Indonesia atas wafatnya mantan Presiden BJ Habibie yang berjasa besar dalam pembangunan ekonomi di Indonesia.

Berita Terkait : Setelah AS dan Australia, Thailand Laporkan Kematian Pertama Akibat Corona

Presiden National Assembly dan Ketua Parlemen Thailand yang sekaligus mantan Perdana Menteri, Chuan Leekpai juga menyampaikan belasungkawa di buku duka cita yang disediakan. Demikian pula dengan Menteri Kebudayaan Thailand, Itthiphol Kunplome dan Menteri Pendidikan Thailand, Nataphol Teepsuwan.

Buku duka cita di Wisma Indonesia dibuka untuk publik sejak 13 September 2019 sampai 16 September 2019. Ucapan duka cita terus mengalir dari para pejabat setempat, Duta Besar negara-negara sahabat maupun masyarakat Indonesia di Bangkok, di antaranya Ibu Armida S Alisjahbana, Executive Secretary UNESCAP.

Berita Terkait : Ikut Pameran Ambiente, 8 IKM Kantongi Penjualan Rp 21 Miliar

Duta Besar dari negara ASEAN, Timor Leste, Kuba, Swedia, Malta, Russia, Jerman, Afrika Selatan, Nepal, Uni Emirat Arab, dan Turki ikut merasa berduka atas berpulangnya Habibie.

Duta Besar RI untuk Thailand, Ahmad Rusdi menegaskan, kepergian almarhum BJ Habibie meninggalkan duka yang mendalam bagi rakyat Indonesia.

Baca Juga : Persebaya Keberatan Soal Rencana PSSI Gelar TC Timnas Pada Maret 2020

"Beliau memberikan sumbangsih yang nyata dalam mewujudkan amanah rakyat demi keutuhan bangsa dan juga karya nyata bagi masyarakat Indonesia. Meninggalnya mantan Presiden ketiga, BJ Habibie merupakan kehilangan besar tidak hanya bagi Indonesia, tetapi juga bagi kawasan," katanya, dalam keterangan pers kepada RMCo.id.

Selain dikenal sebagai Bapak Teknologi Indonesia yang banyak menghasilkan inovasi teknologi utamanya di teknologi penerbangan, mendiang juga telah berperan penting dalam proses transisi Indonesia menuju demokrasi. [MEL]