RMco.id  Rakyat Merdeka - Sekitar 10 ribu jurnalis dari 14 media akan menjalani ujian khusus untuk menguji kesetiaan kepada Presiden Xi Jinping. Ujian awal direncanakan bulan depan dengan menggunakan aplikasi ponsel Xuexi Qiangguo.

Dalam ujian ini, awak media diuji seberapa paham mereka mengenai nilai-nilai Marxisme yang dianut Presiden Xi. Hanya jurnalis yang  lulus bisa mendapatkan kartu tanda pengenal jurnalis resmi dari pemerintah pusat.

Nama aplikasi Xuexi Qiangguo (buku merah buku kecil). Nama aplikasi itu diambil dari ungkapan Pemimpin Mao. Aplikasi itu merupakan wadah mengumpulkan artikel, video dan rekaman mengenai filosofi politik Presiden Xi. Baru diluncurkan Januari lalu oleh Departemen Propaganda Partai Komunis China sebagai upaya pemerintah memanfaatkan teknologi dalam memperkuat ideologi negara.

Baca Juga : Menteri Sri Mulyani Usul Pemda Disuntik Insentif

Dalam pemberitahuan yang disebarkan Departemen Propaganda China, setiap media yang bekerja harus memiliki kartu identitas resmi. Mereka yang nanti gagal dalam ujian, hanya memiliki satu kesempatan untuk mengulang.

Sebagai persiapan, para peserta ujian sudah bisa melihat contoh ujian di aplikasi ponsel masing-masing mulai Senin (23/9). Ujian akan dibagi menjadi lima bagian, dua di antaranya akan fokus pada pemikiran dan filosofi politik Presiden Xi.

Seorang editor kantor berita di Beijing mengaku sudah menyiapkan diri dengan mempelajari ide-ide Xi Jinping mengenai pemerintahan. "Saya jago dalam hal ini, saya selalu membuat berita seputar pemimpin setiap hari," ujar si editor yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Baca Juga : Telkomsel Luncurin Paket Data Terjangkau Untuk Perguruan Tinggi

"Saya yakin tidak akan gagal di ujian ini," katanya, dilansir SCMP.

Selain jurnalis, semua anggota partai politik di China wajib mengunduh aplikasi Xuexi Qiangguo. Namun, setelah banyak kritikan, pemerintah pusat tidak lagi mewajibkan anggota partai memiliki aplikasi ini di ponsel mereka.

Mereka yang mengunduh aplikasi ini harus memasukkan detail identitas sebelum mengakses informasi yang ada. Setiap kegiatan yang dilakukan pengguna akan direkam dan disimpan Departemen Propaganda China. [DAY]