Jurnalis Asal Indonesia Tertembak Peluru Karet Saat Liput Demo di Hong Kong

Demonstran menggunakan payung dan masker untuk menghindari gas air mata dalam unjuk rasa di pusat perbelanjaan Causeway Bay, area Wan Chai. (Foto Lim Yik Fey/New York Times)
Klik untuk perbesar
Demonstran menggunakan payung dan masker untuk menghindari gas air mata dalam unjuk rasa di pusat perbelanjaan Causeway Bay, area Wan Chai. (Foto Lim Yik Fey/New York Times)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Aksi demonstrasi kembali terjadi di Hong Kong, Minggu (29/9). Polisi setempat sempat menembakkan gas air mata hingga peluru karet untuk membubarkan pendemo di pusat perbelanjaan di wilayah Causeway Bay, area Wan Chai dan area yang menjadi lokasi gedung-gedung pemerintahan.

Dalam aksi itu, warga negara Indonesia yang juga jurnalis media SUARA di Hong Kong, Veby Mega tertembak peluru karet di dekat matanya. Mantan wartawan Jurnas itu ada di tengah aksi karena tengah meliput aksi tersebut.

Baca Juga : Sensasi Teknologi Perbankan Meriahkan BNI Java Jazz Festival 2020

"Seorang WNI perempuan bernama Veby Mega terkena tembakan peluru karet di dekat mata saat sedang melakukan liputan jurnalis aksi demonstrasi di daerah Wan Chai, Hong Kong," kata Konsul Jenderal RI di Hong Kong Ricky Suhendar dalam keterangan tertulisnya.

Menurutnya, saat ini kondisi Veby dalam keadaan sadar dan masih dalam perawatan dokter. "KJRI Hong Kong akan terus memberikan pendampingan dan bantuan selama perawatan di rumah sakit," katanya.

Baca Juga : 3 Serikat Buruh Hidupkan MPBI

Mandala mengatakan insiden ini sudah dilaporkan ke Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Retno, kata Mandala, telah menugaskan Tim KJRI Hong Kong untuk segera memberikan bantuan ke rumah sakit.

Dalam akun twitter @yukisuet1 diunggah gambar seorang perempuan yang disebut sebagai wartawan asal Indonesia tertembak di mata kanannya. Di kartu pers yang tertera, Veby Mega Indah adalah wartawan Hong Kong News SUARA. [MEL]