Sudah Ada di Jakarta, PM Lee Siap Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma`ruf

Presiden Jokowi (kiri) bersama PM Singapura Lee Hsien Loong, saat berkunjung ke Negeri Singa pada awal Oktober lalu. (Foto: IG @jokowi)
Klik untuk perbesar
Presiden Jokowi (kiri) bersama PM Singapura Lee Hsien Loong, saat berkunjung ke Negeri Singa pada awal Oktober lalu. (Foto: IG @jokowi)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong dan istri telah tiba di Jakarta, Sabtu (19/10), untuk memastikan kehadirannya dalam acara Pelantikan Jokowi-Ma'ruf sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI Terpilih Periode 2019-2024, Minggu (20/10).

Dalam Pelantikan Jokowi-Ma'ruf yang akan berlangsung di Gedung Nusantara MPR, Komplek Parlemen Senayan Jakarta, PM Lee juga akan didampingi Menteri Pendidikan Ong Ye Kung, dan pejabat Kantor PM Singapura (PMO) dan Kementerian Luar Negeri.

Berita Terkait : Optimisme Ketua Seknas Jokowi atas 100 Hari Pertama Jokowi-Ma`ruf

Dalam pernyataannya, PMO mengatakan, PM Lee secara pribadi akan memberi selamat kepada Presiden Jokowi.

Selain itu  PM Lee juga akan menegaskan kembali komitmen Singapura, untuk lebih memperkuat hubungan bilateral kedua negara. Termasuk, melalui berbagai bidang kerja sama yang dibahas pada Retret Pemimpin Singapura - Indonesia awal bulan ini.

Baca Juga : Gempa M3,8 Getarkan Daruba, Maluku Utara

Selama pertemuan di Singapura pada awal Oktober 2019, kedua pemimpin sepakat meningkatkan ikatan ekonomi digital, taman industri, pariwisata, dan infrastruktur. Serta memperkuat aliran perdagangan dan investasi.

Seperti dilansir The Strait Times, kedua pemimpin sepakat untuk memperbarui pengaturan keuangan bilateral senilai 10 miliar dolar AS atau Rp 141,275 triliun antara Otoritas Moneter Singapura dan Bank Indonesia, untuk membantu mendukung stabilitas moneter dan keuangan di kawasan tersebut.

Baca Juga : Proyek Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Disetop Sementara

Pelantikan Jokowi-Ma'ruf  juga akan dihadiri oleh sejumlah pemimpin negara lain. Seperti Sultan Brunei Hassanal Bolkiah, PM Malaysia Mahathir Mohamad, Wakil Presiden China Wang Qishan, dan PM Australia Scott Morrison. [DAY]

M Lee