Komentar Media Asing Soal Menteri Prabowo Hingga Nadiem

Sri Mulyani dan Retno Marsudi mengapit Nadiem Makarim usai pelantikan Kabinet Indonesia Maju. (Foto Randy Trikurniawan)
Klik untuk perbesar
Sri Mulyani dan Retno Marsudi mengapit Nadiem Makarim usai pelantikan Kabinet Indonesia Maju. (Foto Randy Trikurniawan)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Presiden Joko Widodo melantik jajaran menteri kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu. Nama Nadiem Makarim, Prabowo Subianto, hingga Sri Mulyani jadi sorotan.

Media Singapura The Straits Times mengangkat judul 'Indonesian President Jokowi announces new Cabinet' - (Presiden Indonesia Mengumumkan Kabinet Barunya). Dalam tulisannya, disinggung perekrutan politisi dari partai rival serta para profesional termasuk pendiri Gojek.

Dari Malaysia, The Star memberitakan soal bergabungnya Prabowo Subianto dalam Kabinet Indonesia Maju. Mengangkat judul artikel 'Indonesia cabinet unveiled, includes president's main rival' - (Kabinet Baru Indonesia Diumumkan, Rival Utama Masuk Jajaran).

The Star menyebut Prabowo merupakan pemimpin oposisi dalam masa jabatan pertama Jokowi dan lawan tunggalnya saat pilpres lalu. Prabowo diangkat sebagai Menteri Pertahanan. The Star juga menyebutkan, saat mengumumkan nama Prabowo dan posisinya, Jokowi secara tak langsung memuji bekas Danjen Kopassus itu. 

"Saya tidak perlu memberi tahu Anda perannya. Dia lebih tahu dari saya," kata Jokowi.

Berita Terkait : Perindo Dukung Penuh Kabinet Indonesia Maju

Laporan itu juga menyoroti nama mantan bos Gojek Nadiem Makarim yang diangkat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Gojek sempat menjadi kontroversi di Malaysia saat diumumkan akan masuk ke negara itu.

Dari sudut pandang media Amerika Serikat, ada The Washington Post, yang juga mengangkat nama Prabowo dan Nadiem Makarim sebagai spotlight. Disebutkan, Jokowi sebelumnya berjanji untuk lebih mempromosikan kalangan profesional di kabinet ketimbang dari kalangan partai.

"Prabowo yang kalah dua kali dalam pilpres oleh Jokowi bersedia bergabung di kabinet untuk membantu memperkuat pertahanan negara," tulis The Washington Post.

Lalu Nadiem Makarim, jebolan Universitas Harvard, ditunjuk sebagai Mendikbud untuk membantu meningkatkan pendidikan.

Washington Post juga mencantumkan nama mantan Managing Director Bank Dunia Sri Mulyani serta Erick Thohir, mantan pemilik klub Italia Inter Milan.

Berita Terkait : Poldata: Erick, Menteri yang Jawab Harapan Rakyat di Kabinet Indonesia Maju

Media Timur Tengah Aljazeera pun memberitakan soal pengumuman kabinet dengan memilih angle Prabowo, dengan tajuk 'Indonesia's Widodo appoints archrival as defence minister' - (Widodo Menunjuk Rival Utama Jadi Menteri Pertahanan).

Aljazeera menyoroti mengenai kompetisi politik yang sengit antara Jokowi dan Prabowo pascapilpres yang menyebabkan beberapa nyawa terenggut. Meski demikian, pada akhirnya kedua rival bertemu di pemerintahan.

Sementara itu, media Bloomberg, mengulas isu pengangkatan eks bos Gojek itu dalam artikel bertajuk "Jokowi Picks Gojek Founder Makarim as Indonesia Education Minister".

Sementara situs berita teknologi Tech in Asia juga tak ketinggalan dengan isu tersebut melalui "Nadiem Makarim becomes Indonesia’s education minister, retains Gojek stake" - (Nadiem Makarin Jadi Menteri Pendidikan Indonesia, Masih Pegang Saham Gojek".

Dari Jepang, majalah Nikkei Asian Review, menulis berita berjudul, "Jokowi brings rival Prabowo into broad Indonesia coalition" - (Jokowi Ajak Rival, Prabowo Ke Koalisi Pemerintahan).

Berita Terkait : 100 Hari Kerja, Jaksa Agung Disebut Beri Napas Segar ke Kabinet

"Presiden Indonesia Joko 'Jokowi' Widodo membawa pemimpin oposisi kunci ke dalam kabinet barunya pada Rabu, di mana ia mencari stabilitas politik untuk mendorong reformasi yang sulit hingga pemindahan ibu kota," tulis Nikkei.

Sementara itu, Sri Mulyani mencuri perhatian media China. South China Morning Post memuatnya dalam tulisan berjudul "Indonesia’s Jokowi keeps finance minister with rock star appeal, Sri Mulyani, in new cabinet".

Media Kanada, BNN Bloomberg, juga turut menuliskan bahwa menteri keuangan terbaik Asia pada 2006 itu kembali terpilih sebagai menteri keuangan di Kabinet Indonesia Kerja jilid II, dengan "Indrawati Reappointed as Finance Minister in Indonesia Cabinet" - (Indrawati Kembali Menduduki Posisi Menteri Keuangan di Kabinet Indonesia). [DAY]