Melihat Kedekatan Soekarno-Ho Chi Minh dalam Pameran Foto

Klik untuk perbesar
Pembukaan pameran foto kunjungan perdana Soekarno-Ho Chi Minh, di Gedung Arsip Nasional, Jumat (8/11). (Foto: Setkab.go.id)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Presiden Soekarno dan tokoh pendiri Vietnam, Ho Chi Minh, dikenal sebagai teman dekat. Kedekatan keduanya bisa dilihat dengan kegiatan saling kunjung yang dilakukan keduanya. Momen persahabatan dua petinggi negara ini diperingati dalam pameran foto di Gedung Arsip Nasional, Jakarta, Jumat (8/11).

Pameran foto ini sengaja diadakan untuk memperingati 60 tahun kunjungan Soekarno-Ho Chi Minh. Pameran resmi dibuka Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi dan Wakil Menteri Luar Negeri Vietnam Bui Thanh Son. Ikut hadir Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah, Menteri PAN dan RB Tjahjo Kumolo dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung Wibowo.

Berita Terkait : Neo Soho Dukung Pameran Foto Jokowi-JK

Retno mengatakan, aksi saling kunjung pertama kali kedua pemimpin, yang terjadi pada 1959, merupakan pondasi hubungan baik kedua negara hingga sekarang. "Tentunya persahabatan yang kokoh dan lestari itu bukan sebuah proses yang dapat dibentuk dalam satu malam tapi ini investasi jangka panjang yang terus kita pelihara dan hubungan antara Indonesia dengan Vietnam adalah hubungan yang sangat baik," tutur Retno.

Wamenlu Vietnam Bui Thanh Son menyambut baik pameran foto ini. Menurutnya, Indonesia selalu berada di sisi Vietnam dalam memperjuangkan kemerdekaan sejak awal.

Baca Juga : Sheila Dara, Gara-gara Film Kini Bisa Ngelas Besi

"Bung Karno memainkan peran penting dalam mempromosikan kemerdekaan di negara Asia dan Afrika, termasuk Vietnam, lain melalui semangat Konferensi Asia-Afrika 1955. Semangat konferensi itu yang mendorong Paman Ho dalam mendorong kemerdekaan Vietnam," ujar Bui Thanh Son.

Bui Thanh Son mengatakan, Vietnam yakin Indonesia akan selalu memainkan peran aktif di berbagai forum. Vietnam juga yakin Indonesia akan menjadi salah satu ekonomi terbesar dunia pada 2045. Dia menilai, kemitraan strategis di antara kedua negara akan sangat penting bagi Vietnam. 

Baca Juga : Main Film Perdana, Ardhito Pramono Banyak Belajar dari Manajer

Bui Thanh Son menegaskan, Vietnam sangat menghargai terselenggaranya pameran tersebut. "Kami harap ini bisa membantu anak muda saat ini untuk mengerti dan menghargai persahabatan dan kerja sama strategis antara Indonesia dan Vietnam dan selalu menjaganya ke depan," katanya.

Pada 27 Februari 1959, Presiden Ho Chi Minh untuk pertama kalinya melakukan kunjungan kerja selama 10 hari di Indonesia. Tiga bulan setelah itu, Presiden Sukarno melakukan kunjungan balasan ke Vietnam. Dalam pameran ini, beberapa foto dan benda bersejarah momen-momen pertemuan Soekarno dan Ho Chi Minh di tampilkan di Gedung Arsip Nasional yang bisa dinikmati oleh masyarakat umum. [DAY]