Tak Sopan Pada Petugas Bandara Changi, Turis Prancis Dibui

Klik untuk perbesar
Bandara Changi Singapura. (Foto Strait Times)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Seorang turis asal Prancis harus mendekam di balik jeruji selama empat hari dan didenda 3.000 dolar AS atau sekitar Rp 42 juta setelah berlaku tidak sopan kepada petugas Otoritas Pengecekan dan Imigrasi (ICA) bandara internasional Changi, Singapura.

Baca Juga : Ara Yakin Jokowi Pilih Sosok Berintegritas dan Bereputasi untuk Dewas KPK

Tingkah tidak menyenangkan si bule Prancis ini terjadi pada 20 September lalu, menurut keterangan ICA dalam akun resmi Facebook mereka.

Baca Juga : Airlangga: Saya Hadir Di Sini Karena Didukung Pemegang Suara

Tindakan tidak sopannya terjadi saat dia diarahkan melakukan pemeriksaan lebih detail oleh petugas imigrasi di gerbang kedatangan Terminal 1 Changi. Ia pun divonis bersalah pada 3 Oktober dan harus mendekam di balik jeruji besi atas tingkah polahnya.

Baca Juga : Airlangga: Proses Pemilihan Ketum Golkar Demokratis

ICA tidak menjelaskan tindakan tidak sopan itu. Dijelaskan Strait Times, berdasarkan hukum, seluruh staf ICA dilindungi hukum dan menjalankan tugas untuk memastikan tidak ada hukum Singapura yang dilanggar. Mereka wajib diperlakukan dengan sopan. Segala tindakan mengejek dan melawan instruksi petugas ICA dianggap sebagai tindakan melawan hukum. [DAY]