Penikaman di London Bridge Tewaskan 2 Orang, 3 Luka-luka

PM Boris Johnson: Negara Tak Pernah Takut, Nilai-nilai Inggris Akan Menang

Klik untuk perbesar
PM Inggris Boris Johnson (Foto: IG @borisjohnsonuk)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Aksi brutal penikaman terjadi di London Bridge, Inggris, Jumat (29/11) siang. Aksi yang dinyatakan sebagai serangan teroris itu telah mengakibatkan dua warga sipil tewas, dan tiga lainnya luka-luka. Korban langsung dilarikan ke National Health Service (NHS), London.

"Satu orang kondisinya kritis, namun stabil. Seorang lagi stabil, dan satu orang luka ringan," ungkap Kepala NHS, Simon Stevens.

Dalam tayangan video yang viral di media sosial, sejumlah anggota masyarakat tampak meringkus pelaku aksi brutal itu. Sebelum akhirnya polisi datang, dan meminta mereka minggir, lalu melepaskan tembakan. Tersangka yang tewas di tempat, kedapatan mengenakan alat peledak bohong-bohongan.

Berita Terkait : PM Johnson: Penjahat Berbahaya Jangan Buru-buru Diluluskan

Pelakunya, menurut sumber BBC, adalah mantan narapidana.

Tangkapan layar aksi warga meringkus pelaku penikaman di London Bridge, sebelum polisi datang. (Sumber: BBC)

"Serangan itu terjadi di Fishmonger's Hall, London Bridge sebelum pukul 2 siang," ungkap Komisioner Polisi Metropolitan London, Cressida Dick seperti dikutip BBC, Jumat (29/11).

Terkait kejadian ini, PM Inggris Boris Johnson mengapresiasi kesigapan layanan darurat dan sikap tanggap warga. Menurutnya, mereka telah melakukan yang terbaik untuk negara.

Baca Juga : Kesadaran Orang Tua Ajarkan Anak Gosok Gigi Masih Minum

"Negara ini tidak pernah takut, terbelah, ataupun terintimidasi oleh serangan semacam itu. Nilai-nilai Inggris kita akan menang," ujar Johnson yang baru saja kembali ke Downing Street, usai menemui konstituennya, Jumat (29/11).

Malamnya, Johnson akan menghadiri pertemuan darurat dengan Komisi Kobra, untuk membahas masalah tersebut.

Polisi Transportasi Inggris, saat memberitahu warga bahwa Stasiun London Bridge ditutup untuk sementara, menyusul adanya insiden penikaman. (Foto: Twitter/Alexandra Carr)

Sementara itu, Network Rail melaporkan, Stasiun London Bridge dan Tube yang sebelumnya ditutup akibat insiden tersebut, kini sudah dibuka kembali. Namun, tak menutup kemungkinan, beberapa rute kereta masih tertunda atau batal berangkat karena layanan masih dalam proses pemulihan. [HES]