RMco.id  Rakyat Merdeka - Survei tiga tahunan yang dilaksanakan Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) mendapati hasil bahwa siswa-siswi China menempati urutan pertama sebagai murid tercerdas di dunia.

Survei yang dinamakan Programme for International Student Assessment (PISA) ini menilai 600 ribu siswa-siswi berusia 15 tahun dari 79 negara untuk mata pelajaran membaca, ilmu alam dan matematika. Hasilnya, murid sekolah menengah di China daratan mendapatkan hasil tertinggi dibandingkan dengan siswa dari negara lainnya. 

Berita Terkait : 80 Persen Rakyat Minta Pilkada Serentak Ditunda

Hal unik lain yang didapati survei ini, 10 persen dari siswa yang mendapat nilai terbaik datang dari keluarga tidak mampu. "Kualitas sekolah mereka saat ini akan memberi kekuatan bagi perekonomian mereka kelak," ujar Sekretaris Jenderal OECD Angel Gurria dikutip Xinhua. 

Dia menganggap, sistem pendidikan China yang setara di semua wilayah dinilai memberi dampak positif dalam hasil survei. Untuk ilmu alam, siswa China mendapat skor 590 di atas rata-rata OECD yakni 489, matematika 591 (rata-rata OECD 489), dan membaca 555 (rata-rata OECD 487). Sementara itu di posisi kedua diisi Singapura dengan skor secara beurutan 551, 569, dan 555.

Berita Terkait : Ribuan Milisi Suriah Dikabarkan Dikirim Turki Ke Azerbaijan

Di urutan berikutnya ada Makau, Hong Kong, Estonia, Kanada, Finlandia, dan Irlandia. "Sangat mengecewakan sebagian besar negara OECD yang merupakan negara maju hampir tidak ada peningkatan dalam kinerja siswa sejak PISA pertama kali dilakukan pada 2000," ujar Gurria.

Laporan ini juga menyoroti kesenjangan dalam pencapaian pendidikan yang bergantung pada latar belakang sosial ekonomi. Di beberapa negara, bahkan di mana pengeluaran pemerintah untuk pendidikan tinggi, latar belakang seorang siswa masih memainkan peran penting dalam hasil pendidikan mereka. [DAY]