Ketika Universitas La Rochelle “Diserang” Indonesian Week

Kegiatan Indonesian Week yang digelar di Universitas La Rochelle, Prancis, 25-29 November 2019. (Foto: KBRI Paris)
Klik untuk perbesar
Kegiatan Indonesian Week yang digelar di Universitas La Rochelle, Prancis, 25-29 November 2019. (Foto: KBRI Paris)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Universitas La Rochelle, sebuah unversitas negeri di kota La Rochelle, Prancis, telah menjalin kerja sama dengan beberapa universitas di Indonesia. Di antaranya adalah Universitas Padjajaran, Universitas Diponegoro, Universitas Indonesia, Universitas Sebelas Maret. Kota La Rochelle sendiri secara bilateral mengadakan kerja sama dengan Kendari. 

La Rochelle adalah kota pesisir di barat daya Prancis dan menjadi destinasi ketiga pelajar Indonesia. Menurut data Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) La Rochelle, jumlah pelajar di kota ini pada tahun ajaran 2009-2010 sebanyak 20 orang dan dispora sekitar 11 keluarga. Jumlah ini tentu selalu berubah, karena setiap tahun ada saja yang datang dan pergi, ditambah pula dengan short student atau pertukaran mahasiswa. 

Berita Terkait : Neraca Perdagangan Indonesia Defisit Lagi

Di Fakultas Bahasa, Sastra, Seni, dan Ilmu Humaniora, Universitas La Rochelle, terdapat prodi bahasa asing terapan yaitu Bahasa Mandarin, Bahasa Korea, dan Bahasa Indonesia. Sebagai salah satu program memperkenalkan prodi bahasa Indonesia dan pembelajaran Bahasa Indonesia secara lebih luas, pada 25-29 November 2019 diselenggarakan Indonesian Week

Kegiatan dalam Indonesia Week ini terdiri dari kuliah tamu, pameran poto, lomba poster, pemutaran film Indonesia, dan malam keakraban. Jumlah mahasiswa yang berpartisipasi dalam kegiatan ini sekitar 85 orang, dan pengunjung yang hadir adalah seluruh mahasiswa di fakultas, serta para dosen, hingga Prof Ogier, Presiden Universitas La Rochelle.

Berita Terkait : Uniview Jajaki Pasar CCTV di Indonesia

Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Paris, Prof Warsito, menjadi juri dalam lomba poster. Perintis dan sekaligus dosen Bahasa Indonesia di Universitas La Rochelle, Dr. Chandra Nuraini, mengatakan, pembelajaran Bahasa Indonesia diselenggarakan sejak 1996 dan berkembang hingga saat ini. Oleh karena itu, diharapkan segera berdiri Rumah Budaya Indonesia di Universitas La Rochelle. 

Para peserta lomba poster mengangkat tema Indonesia. Di antaranya tentang unicorn yang ada di Indonesia, tentang Pulau Komodo di Nusa Tenggara Timur, tentang Tantangan Revolusi Industri 4.0. Foto-foto yang dipajang adalah karya para mahasiswa S2 saat mereka mengikuti program pertukaran pelajar di Indonesia. Paling banyak mengangkat tema spot-spot wisata yang menarik, contoh daerah Braga di Bandung. [USU]