Indonesia Gelar Bazar Amal `Christmas Bazaar` di Yordania

Duta Besar Indonesia untuk Yordania dan Palestina Andy Rachmianto (tengah) dalam acara bazar amal di Amman. (Foto KBRI Amman)
Klik untuk perbesar
Duta Besar Indonesia untuk Yordania dan Palestina Andy Rachmianto (tengah) dalam acara bazar amal di Amman. (Foto KBRI Amman)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Indonesia ambil bagian pada acara  bazar amal tahunan “Christmas Bazaar" ke-40 yang diselenggarakan Al Hussein Society for Training and Inclusion (AHS), Jumat (6/12), di Dunes Club Amman, Yordania.

Dalam pembukaan bazar, Putri Majda Ra'ad selaku Presiden AHS, menyatakan, kegiatan bazaar tahunan ini merupakan penggalangan dana untuk mendukung program organisasi AHS dalam menyediakan pendidikan inklusif bagi anak penderita disabilitas di Yordania.

"Lebih dari itu, acara yang diberi nama 'Christmas Bazaar' ini juga dimaksudkan AHS untuk mendorong rasa toleransi masyarakat Yordania yang mayoritas muslim terhadap kelompok minoritas nasrani," kata Putri Majda dalam keterangan Kedutaan Besar RI untuk Palestina dan Yordania yang berpusat di Amman, Yordania.

Baca Juga : Bahas Abu Sayyaf, Mahfud MD Segera Sambangi Malaysia

Sekitar 30 perwakilan negara-negara dan organisasi kemanusiaan berpartisipasi pada bazaar tersebut. Di antaranya merupakan negara berpenduduk mayoritas Muslim besar, seperti Turki, Mesir, Irak, Pakistan, Yordania, Palestina, dan Indonesia.

"Selain untuk mempromosikan budaya dan produk-produk kerajinan tangan Indonesia, partisipasi Indonesia pada bazar ini  dimaksudkan untuk menampilkan wajah Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbesar dengan rasa toleransi beragama yang tinggi," kata Duta Besar Indonesia untuk Yordania dan Palestina Andy Rachmianto.

“Seperti di Yordania, ini merupakan keunikan sekaligus kelebihan dari kualitas kehidupan umat beragama dan pluralisme di Indonesia yang perlu diketahui masyarakat dunia," sambung Andy.

Baca Juga : Presiden Xi: Kita Harus Kompak Perangi Coronavirus

Gerai KBRI kembali mendapat apresiasi dari Putri Majda karena kemeriahan dan keunikan barang yang ditampilkan. Hampir seluruh tamu undangan yang berkunjung ke gerai Indonesia menyampaikan kekagumannya akan kekayaan budaya Indonesia dan memborong sejumlah barang kerajinan, seperti patung, ukiran wayang, topeng, tas, dompet, topi dan kipas bermotif batik.

Sambutan hangat dari pengunjung bazaar menjadi bukti, Indonesia semakin dikenal oleh masyarakat Yordania. "Kualitas hubungan bilateral kedua negara semakin matang dalam beberapa tahun terakhir, yang ditunjukkan dengan meningkatnya intensitas kunjungan pejabat tinggi, nilai perdadangan yang terus tumbuh positif, serta kunjungan wisatawan antar kedua negara yang semakin meningkat," tutur  Andy.

Indonesia dan Yordania akan merayakan 70 tahun hubungan diplomatik pada tahun 2020 mendatang. Partisipasi Indonesia pada bazar kali ini diharapkan dapat memperkuat fondasi hubungan yang telah terbangun selama ini. [MEL]