Baru Terpilih, PM Cantik Termuda di Dunia Ini Langsung Hadapi Kondisi Pelik

Sanna Mirella Marin, PM termuda dalam sejarah Finlandia dan dunia (Foto: Kemenlu Finlandia)
Klik untuk perbesar
Sanna Mirella Marin, PM termuda dalam sejarah Finlandia dan dunia (Foto: Kemenlu Finlandia)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Sanna Mirella Marin yang baru saja terpilih menjadi Perdana Menteri (PM) Finlandia pada Minggu (8/12), dipastikan menjadi PM termuda dalam sejarah.

Saat ini, usia Marin baru 34 tahun, atau lebih muda setahun dari PM Ukraina Oleksiy Honcharuk, yang berumur 35 tahun.

Jika tak ada aral melintang, alumnus University of Tampere yang telah memiliki satu anak itu, akan dilantik menjadi PM Finlandia, Selasa (10/12) besok.

Baca Juga : Persebaya Keberatan Soal Rencana PSSI Gelar TC Timnas Pada Maret 2020

Marin yang mewakili Partai Sosial Demokratik dan menang tipis mengungguli Antti Lindtman dalam pemungutan suara pada Minggu (9/12), akan menggantikan Antti Rinne, yang mengundurkan diri pada Selasa (3/12) pekan lalu.

Rinne memilih melepas jabatannya, setelah Partai Sentral yang menjadi bagian dari koalisi, menyatakan mosi tak percaya atas caranya menyikapi aksi mogok kerja pegawai pos.

Begitu terpilih, Marin yang mulai ngehits di jagat politik Finlandia pasca terpilih menjadi Ketua Dewan Kota Tampere dalam usia 27 tahun, langsung menghadapi kondisi pelik di tengah aksi mogok kerja selama tiga hari, yang dijalankan mulai Senin (9/12) ini.

Baca Juga : Menlu RI Hadiri Penandatanganan Kesepakatan Damai AS-Taliban

Aksi ini mengancam terhentinya kegiatan produksi di beberapa perusahaan terbesar Finlandia.

Konfederasi Industri Finlandia memperkirakan, aksi mogok tersebut, dapat membuat perusahaan kehilangan potensi pendapatan 500 juta euro.

"Kami memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan, untuk membangun kembali kepercayaan. Saya tidak pernah memikirkan umur atau jenis kelamin. Saya hanya memikirkan alasan terjun ke dunia politik, dan hal-hal yang membuat kami mendapat kepercayaan dari para pemilih," ungkap Marin  seperti dilansir AFP, Senin (9/12). [DAY]