RMco.id  Rakyat Merdeka - Puluhan orang hilang dan lima tewas saat gunung berapi meletus di White Island di Selandia Baru. Polisi tak melihat tanda-tanda kehidupan di sekitar lokasi kawah.

Diberitakan Reuters, gunung berapi tersebut tiba-tiba meletus pada Senin (9/12) pada pukul 14.11 waktu setempat. Saat letusan terjadi, ada sekitar 50 orang yang berada di White Island. Mereka dikhawatirkan berada di dekat kawah ketika gunung meletus.

Baca Juga : Vanessa Angel, Dapat Oleh-oleh Dari Angie

Tim penyelamat berhasil menyelamatkan 23 orang turis yang tergabung dalam wisata kapal Ovation of the Seas.

“Tidak ada tanda-tanda kehidupan di kawasan itu," kata polisi, Selasa dini hari waktu setempat setelah heli penyelamat menyisiri lokasi kejadian.

Baca Juga : Demokrat Tolak Wacana Pilkada Dan Pemilu Serentak

“Polisi meyakini, yang selamat hanyalah mereka yang berhasil dievakuasi," pernyataan itu lagi, dilansir Reuters Polisi menambahkan, mereka berasal berasal dari beberapa negara. Polisi juga tengah memastikan jumlah korban.

Michael Schade, seorang manajer teknik dari San Fransisco merupakan salah satu turis yang berhasil keluar dari pulau beberapa menit sebelum letusan gunung itu terjadi. Ia mengunggah rekaman dramatis ketika letusan terjadi dari kapal tempat dia berada, semburan asap pertama menutupi bagian atas kawah dan kemudian juga menutupi seluruh pulau.

Baca Juga : Indonesia Sedang Tidak Baik-baik Saja

"Ini sangat sulit dipercaya," ucap Schade, Senin (9/11). "Seluruh wisatawan sedang berdiri di tepi kawah utama 30 menit sebelum kejadian."

Pulau White atau Whakaari, terletak sekitar 50 kilometer di utara Pulau North. Itu merupakan area teluk Bay of Plenty. Menurut situs pemantau geologi GeoNet, ada sekitar 10 ribu orang mengunjungi pulau itu setiap tahunnya. Sebagian turis gemar mengunjungi pulau itu menggunakan kapal. Sebagian lainnya memilih helikopter sehingga bisa melihat pemandangan dari atas. [MEL] .