Semua Partai Koalisi di Finlandia Dipimpin Wanita

Milenial Cantik Ini Resmi Jadi PM Termuda di Dunia

PM Finlandia Sanna Marin (kedua kanan) foto bareng para menteri baru di pemerintahannya, usai rapat perdana di Helsinki, Selasa (10/12). (Foto: Net)
Klik untuk perbesar
PM Finlandia Sanna Marin (kedua kanan) foto bareng para menteri baru di pemerintahannya, usai rapat perdana di Helsinki, Selasa (10/12). (Foto: Net)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Politikus Partai Sosial Demokrat Sanna Marin (34), akhirnya memastikan diri sebagai Perdana Menteri (PM) termuda di dunia, setelah disahkan oleh Parlemen Finlandia, Selasa (10/12).

Marin memimpin koalisi lima partai yang seluruhnya dipimpin oleh wanita. Namun, hanya ia yang berusia di bawah 35 tahun.

Dalam pemungutan suara pada Minggu (8/12), Marin berhasil mendulang 99 suara dari total 200 anggota parlemen. 30 deputi tak hadir dalam pemungutan suara tersebut.

Baca Juga : Airlangga Beri Kuliah Umum di Seskoal

Marin terpilih menggantikan Antti Rinne yang mengundurkan diri pada pekan lalu setelah partai sayap kiri, Center, menyatakan mosi tidak percaya melihat caranya menangani aksi mogok para pekerja pos.

"Dalam empat tahun, kami tak mungkin bisa menuntaskan seluruh masalah yang ada di Finlandia. Tapi, paling tidak, akan menjadi lebih baik. Saya akan membangun masyarakat di mana setiap anak bisa menjadi apa yang diinginkan, dan setiap manusia dapat hidup dan menjadi tua dengan bermartabat," cuit Marin melalui akun Twitter-nya, Selasa (10/9).

Ketua Komisi Uni Eropa, Ursula von der Leyen turut memberikan ucapan selamat atas pelantikan Marin. Ia pun menggarisbawahi peran kuat para wanita pemimpin koalisi.

Baca Juga : Sejumlah Wilayah Di Indonesia Rentan Rawan Pangan

"Saya sangat senang. Saya mengucapkan selamat kepada Perdana Menteri Finlandia yang baru, Sanna Marin. Finlandia telah sukses membawa masalah gender ke tingkat berikutnya: semua partai koalisi kini dipimpin oleh wanita!" cuit von der Leyen melalui akun Twitter-nya, Selasa (10/12).

Kabinet baru Finlandia terdiri dari 20 menteri wanita, dan 7 pria. Kepala Partai Pusat Katri Kulmuni (32) terpilih jadi Menteri Keuangan, Pemimpin Partai Hijau Maria Ohisalo (34) tetap menjabat Menteri Dalam Negeri. Sementara Ketua Aliansi Kiri Li Andersson (32), tetap menjadi Menteri Pendidikan.

Sedangkan Politikus Partai Rakyat Swedia Anna-Maja Henriksson (55), tetap di posisi Menteri Kehakiman. Dia adalah satu-satunya pemimpin koalisi yang menamatkan pendidikannya sebelum abad 21. [HES]