Batik Motif Bunga Kapas, Simbol 70 Tahun Hubungan Diplomasi AS-Indonesia

Duta Besar AS untuk untuk Indonesia Joseph R Donovan Jr. (Foto Merry Apriyani/RM)
Klik untuk perbesar
Duta Besar AS untuk untuk Indonesia Joseph R Donovan Jr. (Foto Merry Apriyani/RM)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Batik motif bunga kapas dan jabat tangan menjadi simbol yang menutup perayaan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Amerika Serikat (AS), di Jakarta Rabu malam (11/12).

Itu yang disampaikan Duta Besar AS untuk untuk Indonesia Joseph R Donovan Jr. dalam perayaan 70 tahun kerja sama Indonesia-AS bertema "70 years and Beyond : Celebrating Diversity, Partnership and Prosperity Event" di Jakarta.

Menurut Dubes Donovan motif bunga kapas dipilih karena tanaman itu menjadi simbol eratnya hubungan kedua negara.

Berita Terkait : Dukung UMKM Terbaik Indonesia, BNI Luncurkan Bunga Nusantara

"Selain karena batik warisan yang diresmikan UNESCO untuk Indonesia, kenapa batik menjadi simbol kerja sama, karena bahan baku batik didatangkan dari AS dan pembuatannya dilakukan di Indonesia," jelas Donovan.

"Tiap tahun Indonesia mengirim komoditas kapas, katun senilai 800 juta dolar AS ke Indonesia, dan Indonesia pun mengirim tekstil (sebagai produk olahan, red) senilai 3 miliar dolar AS," jelas Dubes Donovan.

Peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan AS pada 2019 dirayakan selama satu tahun penuh melalui berbagai acara, di antaranya sesi diskusi, pemberian beasiswa, sampai pameran foto. 

Berita Terkait : Bank DKI Jadi Tuan Rumah Undian Nasional Tabungan Simpeda

Acara tadi malam dimeriahkan peragaan busana batik karya pemenang lomba desain bertema AS-Indonesia. Beberapa rumah mode yang menampilkan busana batik pada acara itu, di antaranya Bateeq dan Populo.

Acara itu juga  dihadiri tokoh dan pengusaha. Direktur Kerja Sama Amerika dan Eropa, Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hingga perajin batik, Obin.

Donovan berharap, ke depannya hubungan antara Indonesia-AS yang telah terjalin selama 70 tahun ini bisa lebih erat dan harmonis.

Berita Terkait : Menakar 70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Rusia

"Dalam perayaan ini bukan hanya bicara soal 70 tahun kebelakang saja. Tapi bagaimana kita merancang kerja sama 70 tahun ke depan dengan semangat kreativitas, di bidang pendidikan, untuk masa depan lebih cerah," tambahnya lagi. 

 Faizasyah mengapresiasi acara tersebut. "Di tengah kondisi ekonomi global yang cenderung melambat, Indonesia dan AS harus bekerja lebih keras lagi untuk membangun kerja sama demi terciptanya kemakmuran dan kesejahteraan bersama," tandasnya. [MER]