Pilpres AS 2020

Dana Kampanye Pete Buttigieg Jadi Bahan Debat Demokrat

Pete Buttigieg (tengah) dalam debat Demokrat, Kamis malam (19/12). (Foto IST)
Klik untuk perbesar
Pete Buttigieg (tengah) dalam debat Demokrat, Kamis malam (19/12). (Foto IST)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Walikota South Bend, Indiana, Pete Buttigieg jadi sasaran rivalnya dalam debat kandidat calon presiden kubu Demokrat. Dalam debat yang dilaksanakan di Los Angeles, Amerika Serikat, Kamis malam (19/12), para rivalnya mencoba menyerangnya seputar pendonor besar yang menyuntikkan dana kampanye untuk Buttigieg.

Senator Elizabeth Warren, Senator Bernie Sanders, Senator Amy Klobuchar dan bekas Wakil Presiden Joe Biden menyindir keputusan Buttigieg yang menerima suntikan dana secara tertutup. Sanders dan Warren menyindir, Buttigieg tidak menyadari betapa kejamnya dunia politik dan mudahnya seorang politisi terjebak korupsi jika sembarangan menerima dana dari miliarder.

Berita Terkait : Capres Biden Pertimbangkan Wakilnya Dari Partai Republik

"Saya saja menerima sumbangan dari relawan dan pendonor yang jumlahnya tidak sampai ribuan dolar," ujar Warren.

Namun, Buttigieg membela diri, ia memang harus menerima suntikan dana besar jika ingin maju melawan Donald Trump dalam pilpres 2020. "Ini adalah salah satu cara kita mengalahkan Trump. Kita harus lakukan dengan berbagai cara yang kita bisa. Saya bisa kumpulkan dana besar," ujar Buttigieg membela diri.

Baca Juga : Hasil RUPS, Wakil Ketua PSSI Jadi Direktur PT LIB

Trump tercatat mengumpulkan dana sebesar 300 juta dolar AS untuk kampanye. Sementara belum ada kandidat capres Demokrat yang bisa mengumpulknan dana sebesar itu. "Walikota Buttigieg pasti tidak banyak pendukung di masyarakat. Kalau punya pendukung besar, dia tidak perlu bertemu miliuner atau jutawan dalam pertemuan tertutup," sindir Warren.

Sanders juga memamerkan kalau dia bisa mengumpulkan 44 miliuner dan mendapat dana kampanye secara terbuka tanpa harus menerima secara sembunyi-sembunyi. Sementara itu, Joe Biden menyindir Buttigieg yang susah payah mengumpulkan dana kampanye tapi tidak bisa mengumpulkan dukungan banyak.

Baca Juga : Dipanggil KPK, Hasto Datang

"Saya pendonor maksimal memberi saya 43 dolar. Dan saya unggul dalam poling," pamer Biden dikutip AFP. [DAY]