Indonesia Kutuk Serangan Bom Bunuh Diri di Mogadishu, Tak Ada WNI Jadi Korban

Tangkapan layar video insiden bom truk di Mogadishu, Somalia, Sabtu (28/12). (Sumber: BBC)
Klik untuk perbesar
Tangkapan layar video insiden bom truk di Mogadishu, Somalia, Sabtu (28/12). (Sumber: BBC)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Indonesia mengecam keras bom bunuh diri di Mogadishu, Somalia yang mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka pada Sabtu (28/12).

Patut disyukuri, tidak ada WNI yang jadi korban dalam serangan tersebut.

Berita Terkait : Menlu Sambut Kedatangan Tim Aju dan Tim Evakuasi WNI Dari Wuhan

"Indonesia sampaikan duka cita kepada keluarga korban yang meninggal, dan berharap pulihnya korban luka dalam tragedi tersebut," demikian bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri, melalui akun Twitter @Kemlu_RI, Minggu (29/12).

Sekadar latar, bom truk yang meledak di sebuah pos pemeriksaan keamanan di Mogadishu pada Sabtu (28/12), mengakibatkan 79 orang meninggal dunia dan 125 luka-luka.

Berita Terkait : Ini Pernyataan Lengkap Menlu Retno, Soal Evakuasi WNI Dari Wuhan

Presiden Somalia Mohamed Abdullahi Mohamed mengutuk serangan tersebut. Ia menyebut kelompok ekstrimis Al Shabab, sebagai dalang perbuatan biadab tersebut. [HES]