149 Warga Palestina Tewas Tertembak Peluru Israel Sepanjang 2019

Jurnalis Palestina menggelar aksi solidaritas di Bethlehem, Tepi Barat yang diduduki, Minggu (17/11/2019). Mereka mengutuk kekerasan polisi Israel yang membuat Mu`ath Amarneh buta setelah matanya tertembak saat meliput aksi protes warga Palestina terhadap permukiman Yahudi. (Foto Hazem Bader/AFP)
Klik untuk perbesar
Jurnalis Palestina menggelar aksi solidaritas di Bethlehem, Tepi Barat yang diduduki, Minggu (17/11/2019). Mereka mengutuk kekerasan polisi Israel yang membuat Mu`ath Amarneh buta setelah matanya tertembak saat meliput aksi protes warga Palestina terhadap permukiman Yahudi. (Foto Hazem Bader/AFP)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Tembakan peluru Israel telah menewaskan 149 warga Palestina sepanjang 2019. Sebagian besar di antaranya terjadi di Jalur Gaza. Demikian temuan kelompok Palestina, Pertemuan Nasional Keluarga Martir Palestina.

Kelompok itu merupakan badan pemerintah yang memberikan perawatan sosial bagi para keluarga dari warga Palestina yang tewas di tangan Israel sejak 1967 silam.

Berita Terkait : Rapat Perdana, Dewas Samakan Persepsi Soal Amanat UU KPK

"Dari 149 korban, 112 orang di antaranya berasal dari Jalur Gaza dan 37 orang sisanya berasal dari Tepi Barat," ungkap Sekretaris Jenderal Pertemuan Nasional Keluarga Martir Palestina, Mohammed Sbeihat.

Sebagian besar warga Palestina yang tewas tersebut berusia 20-an awal, kata Sbeihat. Ia menambahkan, otoritas Israel masih menahan 15 jenazah mereka sebagai bentuk hukuman terhadap para keluarga mereka.

Baca Juga : Kemendes-Shopee Jajaki Peluang Produk Desa Tembus Pasar Internasional

"Jumlah anak-anak yang tewas mencapai 33 orang atau sekitar 23 persen dari total korban tewas, dan meningkat lima persen dibandingkan pada 2018," catatnya. 

Total 12 wanita Palestina tewas akibat timah panas Israel, tambah Sbeihat. "Bulan paling berdarah pada tahun 2019 terjadi pada November lalu, saat 44 warga Palestina tewas," imbuh Sbeihat, seperti dilansir, Xinhua.

Baca Juga : Soal Virus Corona, Menkes: Saat Ini Indonesia Siaga Satu

Dalam lima tahun terakhir, sebanyak 807 warga Palestina tewas di tangan Israel, dengan rata-rata 161 orang meregang nyawa setiap tahunnya, menurut data dari kelompok Palestina tersebut. [MEL]