RMco.id  Rakyat Merdeka - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengaku khawatir dengan keamanan dirinya. Menurut Mahathir, bisa saja sewaktu-waktu drone Amerika Serikat (AS) terbang mendekat dan menembak dirinya. Seperti yang terjadi dengan Jenderal Soelimani di Irak.  

Karena itu dia menyerukan negara-negara Muslim bersatu melindungi diri mereka dari ancaman-ancaman luar. 

Baca Juga : 5 Lokasi Layanan Perpanjang SIM Di Jakarta Hari Ini

"Ini saat yang tepat bagi negara-negara Muslim untuk bersatu," kata Mahathir, Selasa.


Menurut Mahathir, pembunuhan terhadap Soelaiman juga bisa mengarah kepada terorisme gaya baru.

Baca Juga : Satgas Pertamina Siap Kawal Tender dan Kemitraan Proyek Strategis


"Kita sudah tidak aman. Kalau ada yang menghina atau mengatakan sesuatu yang tidak disukai seseorang, bisa saja orang itu dari negara lain menerbangkan drone dan mungkin menembak saya," tegasnya. [KRS]