Presiden Hassan Rouhani Sesali Bom Iran Yang Nyerempet Pesawat Ukraina

Presiden Iran Hassan Rouhani (Foto: IG @hrouhani)
Klik untuk perbesar
Presiden Iran Hassan Rouhani (Foto: IG @hrouhani)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Iran mengungkapkan penyesalan mendalam, karena militernya telah tak sengaja menembak jatuh pesawat milik Ukraina pada Rabu (8/1).

Rudal yang salah tembak itu menyerempet pesawat Ukraine International Airlines PS752, yang kala itu baru saja lepas landas dari Bandara Imam Khomeini. Akibatnya, 167 penumpang dan 9 kru tewas dalam kecelakaan tersebut. Tak ada yang selamat.

Baca Juga : Ketua KPK: Ahli Bikin Nasgor, Jago Bikin Puisi

Hal ini diungkap Presiden Iran Hassan Rouhani, melalui akun Twitter-nya, Sabtu (11/1).

"Republik Islam Iran sangat menyesali kesalahan, yang telah menyebabkan kecelakaan fatal ini. Saya mengucapkan duka cita yang mendalam, kepada seluruh keluarga korban," ungkap Rouhani.

Baca Juga : AS Tak Sekebal RI

Dalam cuitan sebelumnya, Rouhani memastikan proses investigasi terhadap jatuhnya pesawat Ukraine International Airlines, akan terus berlanjut.

"Dari hasil investigasi internal, militer kami telah menyimpulkan, bahwa jatuhnya pesawat milik Ukraina yang telah menewaskan 176 orang bersalah ini, disebabkan oleh rudal yang salah ditembakkan. Investigasi akan terus dilakukan, untuk mengidentifikasi dan mengusut tuntas tragedi besar dan kesalahan tak termaafkan ini," tutur Rouhani.

Baca Juga : Garcia Incar Para Raja Kelas Menengah

Sekadar info, mayoritas korban tewas dalam penerbangan menuju Toronto, Kanada melalui ibu kota Ukraina, Kyiv itu adalah warga Iran, dengan jumlah 82 orang. Sisanya, 63 orang berasal dari Kanada,  11 Ukraina (2 penumpang dan 9 kru), 10 Swedia, 4 Afghanistan, 3 Jerman, dan 3 Inggris. [HES]