Hanya Membunuh Orang Lanjut Usia

Anak Muda Aman Dari Virus Corona

Pemandangan kereta yang menuju kota Wuhan, China. Foto: Twitter @ChuBailiang
Klik untuk perbesar
Pemandangan kereta yang menuju kota Wuhan, China. Foto: Twitter @ChuBailiang

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah China terus mempelajari karakteristik virus corona. Salah satu yang paling kentara adalah, virus ini sangat mematikan bagi mereka yang berusia lanjut dan memiliki riwayat kesehatan yang buruk. 

Menurut pihak berwenang di China, hampir separuh dari 17 yang tewas karena virus ini di kota Wuhan, China, merupakan orang yang berumur 80 tahun atau lebih tua. Dan kebanyakan dari mereka memiliki riwayat kesehatan. 

Berita Terkait : Wabahnya Makin Meluas di Eropa, Norwegia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Data yang dikeluarkan pihak berwenang China, mereka yang tewas karena virus ini berusia paling muda 48 tahun, dan paling tua 89. 

Dari semua korban tewas akibat virus ini, 13 pria dan empat wanita, semuanya berasal dari Provinsi Hubei. Mereka semua juga dirawat di rumah sakit di Wuhan, ibu kota provinsi ini ketika virus ini mulai menyebar Desember lalu. 

Berita Terkait : 2.442 Orang Meninggal Di China Karena Virus Corona

Paling sedikit, 9 orang yang tewas memiliki riwayat kesehatan seperti diabetes, jantung koroner, dan parkinson. Delapan di antaranya berusian 80 tahunan, dua berumur 70 tahunan, lima berusia 60 tahunan, dan satu pria berusian 50 tahunan. Satu wanita yang tewas berusia 48 tahun memiliki riwayat kesehatan. 

Contohnya salah satu korban bernama Chen. Dia punya riwayat penyakit darah tinggi, diabetes dan jantung koroner dan kondisi lain. Dia mulai merasakan gejala akibat virus corona berupa kesulitan bernapas pada 13 Januari. Namun dia tidak mengalami demam. Lima hari kemudian dia masuk rumah sakit Wuhan Union dan terbukti positif mengalami pneumonia. Esok sorenya pria ini sudah meninggal. 

Berita Terkait : Korea Selatan Catat 2 Tewas, Ini Dua Kota Zona Karantina Virus Corona

Meski begitu pihak berwenang di Beijing masih berhati-hati mengeluarkan statement soal asal virus ini dan karakteristik penyakit yang dibuatnya. 

“Masih perlu studi lebih lanjut tentang virus ini. Yang jelas berdasarkan yang kami tahu, virus ini tidak begitu berdampak untuk orang-orang yang berusia muda,” terang Gao Fu, Direktur Chinese Centre for Disease Control and Prevention, seperti dikutip South China Morning Post. [KRS