Masuk Dekade Baru, Dubes Esti Ingin RI Mantapkan Kolaborasi Dengan Italia

Dubes RI untuk Italia, Esti Andayani saat berbicara dalam acara ``Media Gathering: Updates from Indonesia`` dengan para jurnalis Italia di KBRI Roma, Rabu (22/1). (Foto: KBRI Roma)ubes
Klik untuk perbesar
Dubes RI untuk Italia, Esti Andayani saat berbicara dalam acara ``Media Gathering: Updates from Indonesia`` dengan para jurnalis Italia di KBRI Roma, Rabu (22/1). (Foto: KBRI Roma)ubes

RMco.id  Rakyat Merdeka - Duta Besar RI untuk Italia Esti Andayani, menggelar acara pertemuan “Media Gathering: Updates from Indonesia” dengan para jurnalis Italia di KBRI Roma, Rabu (22/1). Acara itu dihadiri oleh sedikitnya 50 orang jurnalis dari berbagai media.

Dalam acara tersebut, Duta Besar (Dubes) Esti menjadi pembicara utama, dilanjutkan oleh perwakilan dari Kementerian Luar Negeri Italia, Valentina Muiesan dari Direktorat Asia dan Oseania.

Tiga Konsul Kehormatan (Konhor) RI untuk Naples, Giuseppe Testa; Konhor RI untuk Genoa, Ivo Guidi; dan Konhor RI untuk Florence, Jacopo Cappucio juga menyampaikan pandangan mereka tentang hubungan antara Indonesia dan Italia.

Dalam kesempatan tersebut, Dubes Esti menyampaikan perkembangan terkini di Indonesia, dan menggarisbawahi prioritas politik luar negeri RI dalam formula 4+1. Yaitu diplomasi ekonomi, diplomasi pelindungan WNI, diplomasi kedaulatan dan diplomasi kepemimpinan regional dan global RI, serta penguatan infrastruktur diplomasi RI.

Berita Terkait : Hari Ibu di Roma Terasa Hangat Dengan Soto Mie dan Sajojo

Dubes Esti juga menyampaikan sejumlah capaian dan aktivitas KBRI Roma selama tahun 2019, yang merupakan peringatan 70 Tahun Hubungan Diplomatik kedua negara.

Ke depan, Dubes Esti mengharapkan adanya kolaborasi antara Indonesia dan Italia, dalam memasuki dekade yang baru melalui kerja sama di bidang politik, ekonomi dan bisnis, kerja sama multilateral. Serta promosi budaya dan pendidikan, yang juga akan banyak melibatkan generasi muda kedua negara.

Sementara itu, Perwakilan Kementerian Luar Negeri Italia, Valentina Muiesan menyampaikan, Indonesia adalah negara mitra yang penting bagi Italia. Kedua negara telah menjalin kerja sama dalam berbagai bidang, yang diwujudkan dalam penandatanganan berbagai Nota Kesepahaman atau MoU.

Muiesan mencatat beragam potensi kerja sama, yang dapat terus ditingkatkan oleh masyarakat kedua negara. Antara lain kerja sama dalam bidang lingkungan hidup untuk mengatasi perubahan iklim, kerja sama restorasi warisan budaya, pemeliharaan perdamaian dan perlindungan warga sipil.

Baca Juga : Perang Melawan Virus Wuhan, China Mobilisasi Dokter Militer

Sementara itu, Konhor RI untuk Naples, Giuseppe Testa yang telah puluhan tahun mengenal Indonesia, menggali lebih dalam filosofi Bhinneka Tunggal Ika yang sangat menginspirasi warga Italia.

Kota Naples memiliki banyak potensi kerja sama di bidang budaya, pemuda dan pendidikan. Di kota ini  terdapat Universitas Napoli “L’Orientale” yang memiliki jurusan bahasa Indonesia.

Konhor Giuseppe Testa mengharapkan Indonesia dapat terus meningkatkan kerja sama dengan berbagai wilayah di Italia, di masa yang akan datang.

Konhor RI untuk Genoa, Ivo Guidi yang berprofesi sebagai pengusaha di bidang maritim, menekankan pada aspek tingginya kepercayaan para pengusaha kepada WNI, yang bekerja sebagai kru kapal. Terutama, di kapal pesiar.

Baca Juga : Diversifikasi Pangan, Balitsereal Kembangkan Sorgum

Komunitas Indonesia di Genoa sangat rukun dan aktif. Ivo Guidi pun merasakan kehangatan atas penerimaan masyarakat Indonesia yang baik di Genoa.

Sementara itu, Konhor RI untuk Florence, Jacopo Cappuccio yang baru saja diangkat pada bulan Oktober 2019 menyampaikan, Indonesia memiliki perempuan hebat di berbagai sektor swasta dan pemerintahan, yang dapat memberikan kontribusi bagi penyelesaian isu global.

Beliau juga mengemukakan rencananya untuk mendorong berbagai misi dagang dan budaya, untuk mempererat kerja sama kedua negara.

Dalam kesempatan tersebut, Dubes Esti memberikan penghargaan kepada Asosiasi ‘Global Action Italia’, sebagai penggagas pendidikan diplomasi untuk para siswa SMA Italia; Institut Mode Adibusana ‘KOEFIA’ yang bekerja sama dengan KBRI Roma dalam berbagai kegiatan promosi budaya dan wastra Indonesia; ‘SAMA SPA’, perusahaan importir produk nanas Indonesia; Mr. Pietro Paganini, peneliti dan pendukung upaya melawan kampanye hitam atas produk kelapa sawit; dan WNI berbakat, Sdr. Christopher Tanihaha, seorang desainer produk dan interior yang mewakili generasi muda Indonesia berprestasi di Milan. [HES]