Virus Korona Renggut Nyawa Dokter di Hubei

Suasana rumah sakit No.9 Wuhan, China, Jumat (24/1). (Foto: NY Times)
Klik untuk perbesar
Suasana rumah sakit No.9 Wuhan, China, Jumat (24/1). (Foto: NY Times)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Liang Wudong, dokter ahli bedah di Xinhua Hospital, Wuhan, China tercatat sebagai paramedis pertama yang meninggal dunia dalam wabah coronavirus atau virus Korona.

Menurut portal berita yang berbasis di Shanghai, Thepaper.cn, dokter berusia 62 tahun itu meninggal dunia pada Sabtu (25/1) pagi.

Berita Terkait : China Laporkan Penurunan Jumlah Kasus Infeksi Baru, Terendah Sejak 23 Januari

Liang diduga telah terinfeksi virus yang dapat mengakibatkan pneumonia berat, sejak pekan lalu. Sebelum ia dirawat di Jinyintan Hospital, Wuhan.

Berdasarkan data yang dirilis pemerintah setempat pada Sabtu (25/1), 29 provinsi di China telah melaporkan 1.287 warganya terjangkit virus Korona.

Berita Terkait : Wakil Presiden Iran Masoumeh Ebtekar Terjangkit Virus Corona

729 di antaranya ada di Provinsi Hubei, yang menjadi pusat penyebaran virus tersebut. 41 orang dilaporkan telah meninggal dunia dalam kasus ini. Rinciannya, 39 warga Hubei, 1 warga Hebei, dan 1 warga Heilongjiang.

Sedikitnya 180 kasus baru juga telah terkonfirmasi di Hubei pada Jumat (24/1). Sementara dua kasus baru lainnya, dilaporkan ada di bagian selatan wilayah otonom Guangxi.

Berita Terkait : Undangan Tuhan

Salah satu korbannya adalah bocah perempuan berusia 2 tahun, yang bepergian dari Wuhan ke Hechi, Guangxi pada 22 Januari 2020.

Kasus serupa juga terjadi di Hong Kong, Macau, Taiwan, dan delapan negara lainnya. [HES