Singapura dan Malaysia Pastikan Kasus New Coronavirus Keempat di Negaranya

Foto: Net
Klik untuk perbesar
Foto: Net

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Singapura dan Malaysia mengkonfirmasi kasus keempat new coronavirus alias virus Korona jenis baru alias virus Wuhan di negaranya, Sabtu (25/1) malam.

Dalam pernyataannya, Kementerian Kesehatan Singapura mengumumkan, korban kasus keempat virus Korona jenis baru itu adalah WN China berusia 36 tahun asal Wuhan, yang tiba di Singapura pada Rabu (22/1), bersama keluarganya.

Pria yang menginap di kawasan Sentosa itu batuk-batuk selama beberapa hari, dan berobat di rumah sakit pada Jumat (24/1).

"Waktu itu, statusnya terduga terjangkit new coronavirus. Dia pun segera diisolir. Dan setelah hasil pemeriksaannya keluar, ternyata betul. Dia terinfeksi virus Wuhan," jelas Kementerian Kesehatan Singapura.

Berita Terkait : Bertambah Lagi, Kasus Coronavirus di Negeri Sakura

"Selanjutnya, kami akan menelusuri, siapa saja yang sudah melakukan kontak dengan pria itu," imbuh keterangan tersebut.

Saat ini, pria tersebut berada di ruang isolasi. Kondisinya stabil.

Sekadar latar, kasus pertama virus Wuhan di Singapura, terungkap pada Kamis (23/1). Korbannya, pria berusia 66 tahun asal Wuhan, yang mendarat di Singapura pada 20 Januari 2020, bersama sembilan orang lainnya.

Kemudian, pada Jumat (24/1), Singapura kembali memastikan dua kasus new coronavirus. Termasuk, anak laki-laki korban pertama, yang berusia 37 tahun. Kabarnya, masih ada 28 terduga virus Wuhan lainnya.

Berita Terkait : Waspada, 12 Negara Ini Telah Terjangkit Virus Korona

Seperti halnya Singapura, Malaysia juga memastikan kasus virus Korona jenis baru di negaranya. Kepastian itu datang, selang beberapa jam dari pengumuman pertama kasus tersebut.

Dirjen Kementerian Kesehatan Malaysia, Noor Hisham Abdullah mengungkap, korban virus Wuhan keempat di negaranya adalah pria berusia 40 tahun asal Wuhan.

Dia adalah peserta rombongan tur, yang bepergian dengan bus, dari Singapura menuju wilayah selatan Johor pada Rabu (22/1).

Hari berikutnya, pria tersebut demam dan berobat ke sebuah rumah sakit di Johor. Hasilnya, dia dinyatakan positif new coronavirus. "Saat ini, dia demam dan batuk. Tapi, kondisinya stabil," ungkap Noor Hisham.

Berita Terkait : Virus Korona Renggut Nyawa Dokter di Hubei

Korban tiga kasus virus Wuhan di Malaysia sebelumnya, juga merupakan warga China. Ketiganya adalah istri dan dua cucu korban kasus new coronavirus di Singapura.

Untuk meminimalkan potensi penyebaran virus, seluruh bandara di Malaysia mengetatkan pemeriksaan terhadap penumpang dan kru. Terutama, yang berasal dari China. [HES]