Indonesia Promosi Spa Tradisional di Paris

Duta Besar Arrmanatha C Nasir jadi model workshop pijat kepala dalam acara promosi spa Indonesia di Paris, Prancis.(Foto KBRI Paris)
Klik untuk perbesar
Duta Besar Arrmanatha C Nasir jadi model workshop pijat kepala dalam acara promosi spa Indonesia di Paris, Prancis.(Foto KBRI Paris)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Duta Besar Republik Indonesia di Paris, Prancis Arrmanatha C Nasir, mengajak warga Prancis untuk berkunjung dan merasakan keunikan spa di Indonesia.

Hal ini disampaikan pada penghujung acara pameran Les Thermalies yang berlangsung di Carrousel du Louvre, Paris pada 23-26 Januari 2020. Pada kesempatan tersebut, pendiri Village Balinais, Ruth Indiati, langsung menunjukkan teknik pijat kepala khas Indonesia, dalam sesi workshop bertema “Pijat Kepala or Balinese Cranial Massage: A Tool for Letting Go”, di hadapan para manajer tempat rekreasi spa yang berasal dari seluruh Eropa.

Berita Terkait : Indonesia Genjot Kunjungan Wisman dari Prancis

Siang itu, lokasi workshop terisi penuh. Dubes RI, yang akrab dipanggil Tata, pun turut merasakan pijat kepala ini. Di hadapan para peserta workshop, Tata didaulat Ibu Ruth untuk menjadi model.

“Sungguh menyenangkan, kepala terasa ringan dan bikin ngantuk,” ungkap Tata seusai workshop.

Berita Terkait : Indonesia Ikut Pameran Dagang Internasional Di Addis Ababa

Village Balinais mewakili Indonesia untuk terlibat pada pameran dengan menyediakan area pijat khas Jawa dan Bali dengan para terapis hasil lulusan pelatihannya yang terdiri dari warga Indonesia dan Perancis. Selain memperkenalkan teknik pijat, di stan Village Balinais terdapat juga produk-produk Indonesia antara lain produk spa, minuman serta cemilan khas Indonesia.

Village Balinais merupakan tempat pelatihan pijat Indonesia yang telah berdiri pada 2011 berlokasi di 9 rue de la Fontaine au Roi 75011 Paris. Setiap tahunnya, terdapat sebanyak 100 murid yang mengikuti pelatihan mengenai teknik-teknik pijat khususnya khas Bali dan Jawa yang diajarkan di tempat pelatihan ini.

Berita Terkait : Nasionalisme Terbuka (2)

Indonesia memiliki lebih dari 2.000 lokasi spa. Dengan adanya pengembangan destinasi-destinasi prioritas, serta terbukanya sektor spa dari daftar negatif investasi, memberikan potensi yang sangat besar bagi pengembangan spa Indonesia. Ke depannya, sektor spa menjadi peluang sangat menggiurkan bagi para pelaku usaha untuk dapat melakukan investasi di Indonesia.[MEL]