Banyak Netizen AS Mengira, Coronavirus Terkait Bir Corona

Foto: USA Today
Klik untuk perbesar
Foto: USA Today

RMco.id  Rakyat Merdeka - New coronavirus. Virus Korona jenis baru yang bermula dari Kota Wuhan di Provinsi Hubei, China ini memang sedang mendunia. Seiring merebaknya wabah penyakit pneumonia berat itu.

Tak disangka, banyak juga netizen AS yang mengaitkannya dengan bir Corona. USA Today melaporkan, selama sepekan terakhir, terjadi lonjakan di situs pencarian Google. Bersama tagar "virus bir Corona" dan "virus bir".

Berita Terkait : Setelah AS dan Australia, Thailand Laporkan Kematian Pertama Akibat Corona

Google Trends mengkalkulasi 57 persen orang yang mencari salah satu istilah tersebut, juga mencari tagar "virus bir". Sedangkan 43 persen sisanya, menjelajah tagar "virus bir Corona".

Warganet AS yang menelusuri tagar "virus bir" banyak terdapat di negara bagian Hawaii, New Mexico, dan Kansas. Sedangkan mayoritas netizen AS yang menjelajah tagar "virus bir Corona", banyak terdapat di South Carolina, Colorado, dan Arizona.

Berita Terkait : Wabahnya Makin Meluas di Eropa, Norwegia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Google Trends tentang cuitan Twitter dengan tagar "gejala coronavirus" dilaporkan melonjak + 1.050 persen pada minggu ini. Mesin pencari juga memasukkan pertanyaan-pertanyaan teratas tentang coronavirus dalam 24 jam terakhir. Termasuk, "apa itu coronavirus" dan "apakah coronavirus mematikan?".

Sekadar latar, sejak pertama kali tercetus pada akhir Desember 2019, virus Korona jenis baru telah menginfeksi 6.061 warga China daratan, dengan 132 angka kematian.

Berita Terkait : Fobia Barang China?

Secara global internasional, kasus ini menjangkiti 6.154 orang, 10 di antaranya terkonfirmasi di Hong Kong. Belum dilaporkan adanya kasus kematian akibat new coronavirus di luar China daratan.