RMco.id  Rakyat Merdeka - Wabah new coronavirus terus ngamuk. Dari hari ke hari, angka kematian akibat virus Corona jenis baru ini terus bertambah. Total angka kematian di China daratan per Kamis (6/2) pagi,  kini berjumlah 563, dengan 28.018 kasus terjangkit.

Provinsi Hubei yang merupakan pusat penyebaran wabah penyakit, menjadi kontributor terbesar dalam pertambahan angka kematian dan kasus terjangkit itu.

Baca Juga : UU Cipta Kerja Integrasikan Izin Lingkungan Dan Usaha

Secara global, kasus ini telah menginfeksi 28.261 orang yang berakhir dengan 565 angka kematian. Ada 911 orang yang berhasil disembuhkan.

Dalam mengatasi wabah new coronavirus, China telah mengambil langkah-langkah terkini untuk mengekang penyebaran virus. Termasuk, membatasi perjalanan di sebagian besar Provinsi Hubei, yang berpenduduk lebih dari 50 juta jiwa.

Baca Juga : Menantu Mantan Dirut BTN Diperiksa Kejaksaan Agung

Pembatasan perjalanan, travel warning dan sejenisnya yang terkait wabah new coronavirus kini tengah menjadi bahan perdebatan global, terkait efektivitasnya dalam memerangi penyebaran virus tersebut. Terutama, bila dikaitkan dengan terganggunya aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Dalam pertemuan Komite Tetap Politbiro, Partai Komunis China baru-baru ini, Presiden Xi Jinping akan menjatuhi sanksi berat kepada pejabat setempat, yang gagal melaksanakan perintah Beijing untuk menghentikan penyebaran new coronavirus. [HES]